Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jepang Mulai Pembuangan Ketiga Air PLTN Fukushima ke Laut

📅 Sabtu, 04 Nov 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Jepang Mulai Pembuangan Ketiga Air PLTN Fukushima ke Laut Doc: AFP/JIJI PRESS/JAPAN OUT
Ket. Tangki penyimpanan air olahan di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi Tepco di Okuma, Prefektur Fukushima, beberapa waktu lalu.

TOKYO - Jepang, pada Kamis (2/11), memulai putaran ketiga pembuangan air limbah dari pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi ke Samudra Pasifik.

Terlepas dari kekhawatiran dan penolakan di kalangan nelayan lokal di Prefektur Fukushima dan negara-negara lainnya, Tokyo Electric Power Company (Tepco) selaku operator PLTN tersebut memulai proses pembuangan air limbah radioaktif itu sekitar pukul 10.20 waktu setempat.

Seperti pada putaran pertama dan kedua, yang dilaksanakan antara Agustus dan Oktober, Tepco menyampaikan bahwa pihaknya akan mengencerkan sekitar 7.800 ton air limbah radioaktif, yang masih mengandung tritium, menggunakan air laut dalam jumlah besar sebelum membuangnya.

Seperti dikutip dari Antara, Tepco memaparkan bahwa pihaknya berencana untuk memompa sekitar 460 ton air per hari di jarak sekitar 1 kilometer dari pantai melalui terowongan bawah tanah hingga 20 November mendatang.

Kedutaan Besar Tiongkok di Jepang menyatakan penolakan tegas terhadap putaran terbaru pembuangan air limbah PLTN tersebut.

Juru bicara Kedubes Tiongkok, di Jepang, mengatakan proses pembuangan air limbah PLTN Fukushima yang terus dilanjutkan oleh Jepang dapat menimbulkan beragam risiko yang serius terhadap lingkungan laut global.

Pengawasan Internasional

Sang jubir menyerukan kepada Jepang agar merespons secara penuh kekhawatiran masyarakat internasional, menerima pengawasan internasional, serta menangani air limbah itu dengan cara yang didasarkan pada ilmu pengetahuan serta bersifat terbuka, transparan, dan aman.

Pembuangan air limbah nuklir yang dimulai pada Kamis (2/11) merupakan putaran ketiga dari empat tahap pembuangan yang akan dilakukan hingga akhir Maret tahun depan untuk melepaskan total sekitar 31.200 ton air yang disimpan di tangki-tangki di PLTN yang berlokasi di Prefektur Fukushima, Jepang timur laut tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

46 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.