Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengagetkan, Sebagian Besar Sungai di Tulungagung Tercemar Bakteri E-Coli

📅 Kamis, 02 Nov 2023, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengagetkan, Sebagian Besar Sungai di Tulungagung Tercemar Bakteri E-Coli Doc: ANTARA/HO – Khamim
Ket. Warga beraktivitas mencari cacing pita untuk pakan ikan di sungai Ngrowo, Tulungagung, Rabu (1/11/2023).

Tulungagung - Mengagetkan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menyatakan bahwa sebagian besar sungai yang ada di daerahnya telah tercemar bakteri e-coli yang berasal dari limbah peternakan.

"Indeks kualitas air sebagian besar sungai di Tulungagung kurang bagus. Mayoritas tercemar akibat pembuangan limbah rumah tangga dan peternakan," kata Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tulungagung, Suroso di Tulungagung, Rabu.

Kesimpulan itu dirumuskan setelah tim peneliti kesehatan lingkungan DLH Tulungagung dikerahkan untuk mengambil sampel air dari beberapa sungai yang ada di daerah itu. Baik sungai besar atau utama maupun yang berstatus anak sungai termasuk sungai buatan untuk penanggulangan banjir dalam kota, yakni Sungai Ngrowo.

Menurut Suroso, hasil penelitian secara keseluruhan kurang bagus. Indeks kualitas airnya berada di angka 58 poin atau masuk dalam kategori pencemaran sedang.

Pencemaran sungai yang terjadi disebabkan oleh beberapa faktor. Di antaranya limbah rumah tangga, limbah perusahaan hingga limbah kotoran ternak yang dibuang ke sungai. Hal ini membuat air sungai mengandung bakteri e-coli.

"Ini menandakan masih banyak masyarakat yang belum mengetahui dampak membuang limbah ke sungai," katanya.

Sungai yang mengandung bakteri e-coli sangat berbahaya jika dikonsumsi oleh manusia bagi kesehatannya. Bahkan bakteri e-coli belum tentu mati, meski sudah dimasak dengan waktu yang lama.

"Meski air yang tercemar bakteri e-coli dimasak, belum pasti bakteri akan mati. Sehingga akan berbahaya kepada kesehatan jika dikonsumsi," paparnya.

Suroso mengungkapkan, kondisi sungai di Tulungagung yang tercemar dan mengandung bakteri e-coli sangat sulit dilakukan rehabilitasi. Di sisi lain, pencemaran sungai juga menjadi masalah yang sangat kompleks.

"Memang harus ada kesadaran dan kerjasama antara pemerintah, masyarakat dan pihak-pihak terkait untuk mengatasi masalah ini. Karena jika tidak segera ditangani pencemaran akan semakin parah," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Olahraga
Marquez Rebut Sprint MotoGP...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.