Empat Konsensus Kebangsaan Jadi Perekat Nilai Budaya Lokal
Selasa, 31 Okt 2023, 01:20 WIBJAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat berharap pemahaman terhadap empat konsensus kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika dapat menjadi perekat terhadap nilai-nilai budaya lokal untuk membangun resiliensi bangsa.
"Bersatu dalam keberagaman sebagai bangsa adalah berkah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa. Gerakan bersama dan kolaborasi adalah turunan dari pelaksanaan nilai-nilai Pancasila," kata Lestari Moerdijat dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin (30/10).
Dia menyampaikan hal tersebut di acara Sosialisasi Empat Konsensus Kebangsaan bertema NKRI: Memaknai Kesatuan Identitas Indonesia di Mamuju, Sulawesi Barat pada Senin.
Menurut Rarie, sapaan akrab Lestari, pemaknaan nilai-nilai kesatuan dengan kesadaran dari banyaknya kultur secara khusus juga terjadi di Sulawesi Barat.
Lebih lanjut, Rarie menjelaskan bahwa di Sulawesi Barat ada Situs Kalumpang, sebuah situs di Zaman Batu sampai Zaman Batu Muda, yang menandakan kawasan Kalumpang adalah daerah yang subur.
Kemudian di Sulawesi Barat juga berdiri Kerajaan Mandar, yang bersama Kerajaan Gowa di masa lalu merupakan kerajaan yang kuat dan disegani musuh-musuhnya.
Fakta tersebut, ujar Rerie, menunjukkan bahwa masyarakat Sulawesi Barat memiliki memori dan kesadaran untuk bergerak lebih maju di masa depan.
Namun, saat ini Sulawesi Barat masih menjadi provinsi termiskin peringkat ke-11 di Indonesia. Padahal ia menegaskan, berdasarkan catatan sejarah dan kondisi alamnya, Provinsi Sulawesi Barat dapat melangkah ke depan sejajar dengan provinsi terbaik lainnya di Indonesia dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki.
Menurutnya, dengan pemahaman terhadap nilai-nilai empat konsensus kebangsaan, kita mampu menghadapi pergeseran nilai yang berdampak cukup mengkhawatirkan dan menghambat proses pembangunan. "Nilai-nilai budaya dan empat konsensus kebangsaan itu lah yang harus dipertahankan dalam kehidupan di masyarakat," pungkas Rerie.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Gara-gara Utang Rp1 Juta, Adik Tikam Kakak dengan Badik hingga Tewas di Makassar
-
KKP Segera Revitalisasi Tambak Seluas 78.550 Hektare
-
Festival Bedug Jakarta Utara, Puluhan Tim Partisipasi Jaga dan Lestarikan Kearifan Lokal
-
Curah Hujan Tinggi, Polres Karawang Peringatkan Ancaman Banjir Citarum dan Cibeet
-
Duel Sengit di Malaysia! Persib Bandung Turunkan Skuad Terbaik Hadapi Selangor FC
-
Bau Gas Menyengat, Rumah Jadi Panas, Warga di Cugenang Mengungsi
-
DKI Siapkan Satpol PP Khusus untuk Jaga Kawasan Wisata
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.