Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tahan Rasa Sakit Terbayarkan Medali Emas

📅 Sabtu, 28 Okt 2023, 07:28 WIB | Oleh: Tim Penulis

Saya sempat dikucilkan. Tapi jangan mengeluh. Tetap berjuang, berusaha mencapai cita-cita yang saya inginkan. Prestasi yang saya raih perlahan lewat ikut berbagai ajang paralympic lantas membangkitkan rasa percaya diri. Bahkan sudah tak ada lagi teman-teman yang mengejek seperti dulu.

Saya pun kerap ditanya apa rahasianya meraih prestasi dengan keterbatasan fisik yang saya miliki. Saya hanya bisa sarankan untuk mengikuti program pelatih sampai selesai tanpa mengeluh. Jangan lupa untuk berdoa dan jangan sampai cedera.

Mempersiapkan mental juga penting. Saya sering cari lawan yang terkuat latihan bareng, bahkan saya sering sparring dengan atlet normal. Meskipun hanya dengan jarak lari yang pendek, sekitar 30 meter, tapi saya lakukan terus-menerus. Sampai saya benar-benar bisa menyaingi rekan sparring saya.

Beberapa kali bisa, tapi kalau sudah 30 meter ke atas terasa sulit sebab keseimbangan tangan mulai berkurang.

Bisa diceritakan lebih detil prestasi apa saya yang Anda raih sejak menekuni lari sprint?

Di Peparnas 2016 di Bandung, saya meraih lima medali emas untuk lima nomor lari 100 meter, lari 200 meter, lari estafet 4+100 meter, lari estafet 4+400 meter, dan lompat jauh. Setelah itu di kompetisi atletik Asean Para Games 2017 yang berlangsung di Malaysia, saya berhasil meraih dua medali emas dari nomor lari 100 meter dan 200 meter, serta perak dari lompat jauh.

Tahun 2018, saya meraih dua medali emas pada Asian Para Games 2018, di nomor lari 100 meter T37 putra dan lari 200 meter T37 putra.

Saya juga ikut di Asian Youth Para Games 2017 Dubai merebut dua medali perak dan satu emas pada World Para Atletik di Tiongkok 2018.

Berbagai prestasi itu telah mengharumkan nama Indonesia, apa target selanjutnya?

Dengan tiga emas di Asian Para Games, saya makin percaya diri untuk bersaing di Paralimpiade 2024 Paris. Saya ingin sekali, untuk kedua kalinya mendapatkan medali di Paralympic. Kemarin waktu Paralympic Tokyo saya mendapatkan medali perunggu.

Itu merupakan sebuah kejutan di ajang Paralimpiade 2020. Awalnya saya hanya ditargetnya untuk pecah rekor pribadi, tetapi bersyukur bisa dapat medali perunggu.

Untuk itu saya akan segera berlatih kembali demi mengasah kondisi fisik serta mental supaya lebih siap menghadapi para pelari top dari seluruh dunia.

Bagaimana persaingan di Paralimpiade?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

38 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.