Petani Bekasi Bersiap Serentak Menanam

Sabtu, 28 Okt 2023, 04:00 WIB

BEKASI - Untuk menyambut musim hujan yang mulai tiba di beberapa daerah, para petani Bekasi didorong bersiap-siap untuk serentak menanam. Beberapa bagian Bekasi juga sudah turun hujan. Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Eem Embang Lesmanasari, menuturkan seruan ini sudah disampaikan kepada para penyuluh pertanian tiap-tiap wilayah. Para penyuluh agar mulai melakukan persiapan serentak untuk menanam.

"Selama ini para petani terkendala kekeringan yang cukup panjang, sehingga para petani belum menanam. Tapi kini sudah mulai turun hujan di sejumlah tempat. Jadi, sudah waktunya bersiap-siap untuk segera menanam," ujar Eem, di Cikarang, Jumat (27/20).

Ket. Foto: Rapat koordinasi persiapan tanam padi serentak dihadiri koordinator penyuluh pertanian dari 23 kecamatan se-Kabupaten Bekasi di Hotel Sakura, Kecamatan Cikarang Pusat, Jumat. — Sumber: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

Lebih jauh Eem juga menginstruksikan kepada para koordinator penyuluh agar menyampaikan kepada petani-petenai wilayah masing-masing untuk melakukan tanam serentak. Sebab sebentar lagi memasuki bulan November, yang diperkirakan musim hujan mulai tiba.

"Ketika masuk musim hujan, waktunya kita menanam. Jadi, para petani dan penyuluh agar mempersiapkan untuk menanam. Ini harus disosialisasikan ke petani setempat," tambah Eem.

Baca Cuaca

Sub Koordinator Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Dodo Hadi Triwardoyo, berharap para koordinator penyuluh mampu membaca perubahan cuaca untuk antisipasi dampak perubahan iklim. Koordinator penyuluh lapangan juga telah dibekali pengetahuan tentang teknologi dan varietas padi baru yang tahan kekeringan maupun saat hujan.

"Nah, ini bisa kita aplikasikan jangka panjang. Kemudian dari BBPOPT juga menyampaikan kaitan peramalan organisme penganggu tanaman. Mereka punya data time series yang bisa meramalkan hama dalam musim ke depan berkaitan dengan kelembaban, iklim, dan faktor lainnya," katanya.

Menurut Dodo, seluruh informasi tadi sangat penting untuk disampaikan kepada para petani dalam rangka menyusun ulang jadwal tanam. "Setelah kemarau pasti masuk musim hujan. Kita antisipasi banjir. Kalau kita sudah tahu akan bisa menanggulangi dampaknya," tutur Dodo.

Lebih jauh Dodo menyatakan, kegiatan tanam serentak oleh para petani bertujuan untuk mengantisipasi ledakan hama dan pemanfaatan kedisiplinan jadwal pemberian air. Selain itu, juga jaminan ketersediaan produksi gabah dalam satu musim dengan jumlah besar.

"Dalam program ada yang namanya rencana tata tanam global. Di dalamnya sudah tersusun kapan mengairi, dan mengeringkan. Kemudian terkait hama, juga sudah diprediksi yang muncul serempak atau hanya tertentu," ucapnya. Dodo mengharapkan para petani Kabupaten Bekasi segera mempercepat menanam bila sudah melihat hujan turun. Dengan begitu, persediaan air dinilai sudah cukup untuk mulai menanam.

"Kalau kita menunda menanam, risikonya nanti ketika musim hujan baru menanam bisa diterjang banjir," tandasnya. Selain itu, juga perlu disiapkan pupuk, sehingga ketika musim memupuk tiba, bisa langsung dilakukan. Jangan sampai menunda menyiapkan pupuk agar tanaman berjalan lancar.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.