Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jelang Pemilu, Masyarakat Diminta Tak Terpengaruh Isu Negatif

📅 Sabtu, 28 Okt 2023, 09:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jelang Pemilu, Masyarakat Diminta Tak Terpengaruh Isu Negatif Doc: ANTARA/Arnas Padda
Ket. Peserta kirab membawa bendera partai peserta pemilu saat pembukaan Kirab Pemilu 2024 di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (20/7/2023). Kirab Pemilu yang digelar hingga 26 Juli mendatang itu untuk menyosialisasikan penyelenggaraan Pemilu 2024 kepada masyarakat.

PEKANBARU - Gubernur Riau Syamsuar meminta masyarakat agar tidak terpengaruh isu negatif atau yang memecah belah persaudaraan terutama dalam menyambut pelaksanaan Pemilu 2024.

"Pada tahun politik, meskipun berbeda pendapat dan dukungan tapi yang paling penting jangan terpengaruh isu yang dapat memecah belah persaudaraan kita, kendati Riau kini masih aman dan kondusif," ujar Gubernur Riau Syamsuar, Jumat (27/10) kemarin.

Menurut Syamsuar, Provinsi Riau merupakan daerah yang aman dan kondusif dan supaya kondisi tersebut tetap terjaga, maka masyarakat harus waspada dan tidak termakan isu hoaks yang dapat mengganggu stabilitas nasional di tahun politik.

Jika stabilitas nasional di tahun politik terganggu katanya maka aktivitas investasi di Riau juga terganggu.

"Padahal pada tahun 2021, Provinsi Riau menempati peringkat lima nasional dan posisi pertama terbesar di Pulau Sumatera dalam realisasi investasi. Ini menjadi bukti nyata Riau semakin maju dan dikenal dalam sektor investasi," katanya.

Karena itu dia berharap suasana aman dan kondusif di Negeri Lancang Kuning ini tetap bisa dipelihara dengan baik apalagi memasuki tahun Politik 2024.

Ia mengatakan semoga Riau terus tetap aman dan kondusif agar orang senang datang ke Riau dan berinvestasi di Riau.

"Mari jaga suasana aman dan kondusif di Riau ini, jangan karena berbeda pandangan politik dapat merusak ekonomi, persaudaraan, dan kebersamaan untuk Riau, upaya ini sekaligus menghadapi Indonesia Maju di masa yang akan datang," ujar Gubernur Syamsuar.

Sebelumnya Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi mencanangkan Kampanye 'Awas Hoaks Pemilu!'. Menurutnya kampanye itu ditargetkan akan menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati--hati saat menerima dan menyebarluaskan informasi yang berkaitan dengan Pemilu 2024.

"Kami membutuhkan kerja sama seluruh masyarakat agar dapat menangkal hoaks," harapnya.

Menkominfo juga mengajak seluruh elemen publik, khususnya awak media untuk secara proaktif mencegah penyebaran hoaks dengan menghadirkan konten jurnalis yang akurat, tepat, dan berkualitas.

"Berita terkait Pemilu tidak sekadar mencari sensasi belaka, karena rekan rekan media memiliki andil penting sebagai pilar keempat demokrasi untuk menjaga integritas pemilu, pesta demokrasi kita," demikian Budi Arie Setiadi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

52 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.