Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sudah Lama Ditunggu Petani, BRIN: Ada Empat Varietas Kedelai Berumur Genjah Hasil Iradiasi Gamma

📅 Jumat, 27 Okt 2023, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sudah Lama Ditunggu Petani, BRIN: Ada Empat Varietas Kedelai Berumur Genjah Hasil Iradiasi Gamma Doc: ANTARA/M Risyal Hidayat
Ket. Pekerja menyelesaikan pembuatan tempe di Sentra Tempe, Rorotan, Jakarta Utara, Jumat (8/9/2023).

Jakarta - Periset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengatakan ada empat varietas kedelai berumur genjah hasil mutasi iradiasi sinar gamma.

"Kami punya empat varietas yang umurnya genjah, jadi di bawah 70 hari sudah panen itu namanya Gamasugen 1, Gamasugen 2, Sugentan 1, dan Sugentan 2," kata Koordinator Kelompok Riset Mutagenesis Radiasi Tanaman, Pusat Riset Teknologi Proses Radiasi BRIN Winda Puspitasari di Jakarta, Kamis.

Ia menyampaikan sebagai perbandingan, di Indonesia terdapat dua varietas kedelai yang terkenal di kalangan petani kedelai, yakni varietas Grobogan dan Anjasmoro yang memiliki masa panen masing-masing 76 dan 85 hari.

Sedangkan empat varietas unggul hasil iradiasi gamma tersebut berusia 66-68 hari.

Winda menjelaskan empat varietas kedelai berumur genjah ini, merupakan varietas hasil mutasi melalui penerapan teknologi nuklir pada pemuliaan tanaman.

Teknologi ini bertujuan mengubah genetik tanaman, untuk memperbaiki sifat tanaman agar menjadi lebih baik, dan unggul dibandingkan dengan induknya.

Ia mengatakan iradiasi sinar gamma menargetkan genetik DNA kedelai, sehingga mutasi yang terjadi diharapkan dapat menghasilkan sifat-sifat baru yang diinginkan, seperti memendekkan umur panen.

Lebih lanjut Ia mengatakan, selain memiliki masa panen yang genjah, produksi dari varietas kedelai mutasi ini rata-rata mencapai sekitar 2,5 ton per hektare.

"Kalau di petani kedelai produktivitas paling tinggi baru mencapai 1,5 ton per hektare, sedangkan di tingkat penelitian rata-rata yang kami lepas itu hampir 3 ton per hektare, bahkan target penelitian untuk potensi hasil kedelai saat ini harus di atas 3,5 ton per hektare," katanya.

Di samping 15 varietas kedelai, hingga 2023 dengan memanfaatkan teknik mutasi iradiasi sinar gamma, BRIN telah berhasil melepas 35 varietas unggul padi, tiga sorgum, dua kacang hijau, satu kacang tanah, satu gandum, satu kapas, serta satu varietas pisang dari hasil mutasi iradiasi gamma.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.