Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kebakaran TPA, Banyak Mobil Ikut Hangus

📅 Senin, 23 Okt 2023, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kebakaran TPA, Banyak Mobil Ikut Hangus Doc: ANTARA/Muhammad Iqbal
Ket. Petugas pemadam kebakaran DKI Jakarta melakukan pendinginan gunungan sampah yang terbakar di tempat pembuangan akhir Rawa Kucing, Neglasari, Kota Tangerang, Banten, Minggu (22/10). Setelah terbakar hampir 3 hari akhirnya api yang membakar TPA sampah seluas 35 hektare dapat dipadamkan.

TANGERANG - Kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing ternyata juga membakar sejumlah kendaraan seperti minibus, mobil patroli, mobil loader, dan sepeda motor. TPA ini terbakar sejak Jumat (20/10) hingga Sabtu (21/10).

"Luasan kawasan yang terbakar sekitar 80 persen dari 34 hektare luas TPA Rawa Kucing. Bangunan gudang timbang dan sederet bedeng pengepul pun hangus," kata Kepala BPBD Kota Tangerang, Maryono Hasan, Minggu (22/10).

Selain itu, BPBD Kota Tangerang juga terus mendata warga yang dievakuasi dari dampak kebakaran TPA Rawa Kucing. Hal ini untuk menjaga keselamatan serta kesehatan dari asap tebal akibat kebakaran sampah. Ada tiga lokasi pengungsian yang disiapkan Pemkot Tangerang. Pengungsian ada di Kantor Kecamatan Neglasari, GOR Neglasari dan Kantor Dinsos.

"Penanganan dilakukan semua OPD untuk memastikan kenyamanan dan kesehatan warga," ujar Maryono.

Sedangkan terkait penanganan kebakaran hingga hari Minggu, Maryono menuturkan, sebanyak 534 personel telah dikerahkan. Mereka dari BPBD, Dinas PUPR, DLH, Bidang Pertamanan, Satpol PP, Dinkes, Dishub, dan Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang.

Bantuan datang dari Pemadam DKI Jakarta, Kabupaten Tangerang, Kota Tangsel, dan Provinsi Banten. "Kita fokus pendinginan setelah api tak lagi berkobar. Kita juga dapat bantuan dari KLHK dalam penanganan. Semoga masalah ini cepat selesai," ujarnya.

Kemudian terkait kendala, Maryono mengatakan adalah kondisi gunungan sampah yang mudah ambles serta area yang cukup luas. Selain itu, asap masih tebal. "Petugas juga kita imbau menjaga keselamatan diri sendiri," ujarnya.

Perlu diketahui TPA Rawa Kucing terbakar hari Jumat (20/10) pukul 14.00 yang diduga dari dampak cuaca ekstrem. Karena angin sangat kencang, api merambat ke sampah plastik yang mudah terbakar.

Pemulung Dilarang

Sementara itu, Pemerintah Kota Tangerang melarang warga dan pemulung untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di TPA Rawa Kucing karena dikhawatirkan mengganggu petugas yang sedang memadamkan.

"Jangan pada naik ke atas dulu karena akan mengganggu petugas. Semua warga untuk tetap berada di pengungsian terlebih dulu," kata Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, Minggu (22/10) .

Menurutnya, Pemkot Tangerang telah mengevakuasi warga sekitar TPA Rawa Kucing ke pengungsian karena muncul kabut asap pekat dari kebakaran sampah. Arief berharap agar masyarakat terus mendoakan dan mendukung dalam upaya pemadaman dan pemulihan pascakebakaran.

"Kami berharap agar situasi segera pulih. Masyarakat sehat dan dapat kembali ke tempat masing-masing," katanya. Kemudian terkait kondisi warga di pengungsian, Wali Kota mengatakan, telah dipastikan warga dalam keadaan sehat dan selamat.

Dalam situasi darurat seperti ini, keselamatan warga merupakan prioritas utama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.