Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Nokia Berencana PHK Massal 14.000 Karyawan demi Penghematan

📅 Minggu, 22 Okt 2023, 10:43 WIB | Oleh:
Nokia Berencana PHK Massal 14.000 Karyawan demi Penghematan Doc: BBC/GI
Ket. Ilustrasi ponsel pintar Nokia.

JAKARTA - Raksasa telekomunikasi Finlandia, Nokia, akan memangkas 9.000-14.000 karyawannya pada akhir tahun 2026 untuk memangkas biaya.

Menurut laporan BBC, pengumuman ini dibuat ketika perusahaan melaporkan penurunan penjualan sebesar 20 persen pada Juli-September.Perusahaan menyalahkan melambatnya permintaan peralatan 5G di pasar seperti Amerika Utara.

Saat ini Nokia memiliki 86.000 karyawan di seluruh dunia, dan telah memangkas ribuan pekerjaan sejak 2015.

Nokia ingin memangkas biaya sekitar 800 juta-1,2 miliar euro pada 2026, katanya.

Pelanggann telah mengurangi pengeluaran di tengah tingginya inflasi dan suku bunga, katanya.

Kemajuan dalam komputasi awan dan kecerdasan buatan (artifical intelligence/AI) membutuhkan "investasi signifikan dalam jaringan yang memiliki kemampuan jauh lebih baik", kata kepala eksekutif Nokia Pekka Lundmark.

Namun, mengingat waktu pemulihan pasar yang tidak pasti, kami kini mengambil tindakan tegas, katanya.

Dikatakan, mereka ingin "bertindak cepat" dengan memotong biaya sebesar 400 juta euro pada 2024, dan 300 juta euro pada 2025.

Lundmark menambahkan, meskipun ada "ketidakpastian yang sedang berlangsung", Nokia memperkirakan akan ada "peningkatan dalam bisnis jaringan kami" pada kuartal ini.

Perusahaan menolak mengatakan di mana PHK tersebut akan terjadi, atau apakah karyawan Inggris akan terkena dampaknya.

Dikatakan, pemangkasan merupakan "keputusan bisnis yang sulit" namun merupakan "langkah penting untuk menyesuaikan diri dengan ketidakpastian pasar dan melindungi profitabilitas dan daya saing jangka panjang kami".

"Kami memiliki orang-orang yang sangat berbakat di Nokia dan kami akan mendukung semua orang yang terkena dampak proses ini," kata juru bicara Nokia."Kami sekarang memulai proses konsultasi mengenai pengurangan awal."

Waktu dan rincian PHK "akan diputuskan setelah pertimbangan yang cermat, dan akan bergantung pada evolusi permintaan pasar akhir," kata juru bicara tersebut.

Nokia pernah menjadi produsen ponsel terbesar di dunia, namun gagal mengantisipasi popularitas ponsel layar sentuh yang mendukung internet seperti iPhone Apple dan Samsung Galaxy dan akhirnya tersingkir oleh para kompetitornya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

15 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

1.5 jam yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.