Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memanas, Kanada Tarik 41 Diplomat Akibat India Ancam Cabut Kekebalan Diplomatik

📅 Sabtu, 21 Okt 2023, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memanas, Kanada Tarik 41 Diplomat Akibat India Ancam Cabut Kekebalan Diplomatik Doc: ANTARA/Muhammad Iqbal
Ket. Menteri Luar Negeri Kanada Melanie Joly tiba untuk menghadiri Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN-Kanada di Jakarta, Kamis (13/7/2023).

Trenton - Memanas, Kanada telah menarik 41 diplomatnya dari India setelah NewDelhi mengancam akan mencabut kekebalan diplomatik "besok", ungkap Menteri Luar Negeri Melanie Joly dalam konferensi pers pada Kamis.

Joly mengatakan jika kekebalan diplomatik dicabut oleh India pada batas waktunya, yakni Jumat (20/10), hal itu akan membuat para diplomat Kanada berada dalam risiko.

"Ini berarti diplomat kami dan keluarga mereka harus pergi," ujar dia. Kekebalan diplomatik sebenarnya merupakan "perisai" yang melindungi diplomat yang bertugas di negara lain agar tidak ditahan, dan dijamin berdasarkan hukum internasional.

Joly menyebut ancaman India, yang melanggar hukum internasional dan bertentangan dengan Konvensi Wina mengenai Hubungan Diplomatik dengan mencabut kekebalan itu, sebagai tindakan yang "tidak pernah terjadi sebelumnya".

Namun, dia mengatakan Kanada tidak akan membalas tindakan itu, dan diplomat India tidak akan diusir dan akan terus mendapatkan kekebalan.

Hubungan India-Kanada memburuk sejak 18 September ketika Perdana Menteri Justin Trudeau secara terbuka menuduh India terlibat dalam pembunuhan warga Kanada keturunan Sikh, Hardeep Singh Nijjar.

Dia ditembak mati oleh dua penyerang bertopeng di tempat parkir kuil Sikh di Surrey, British Columbia pada 19 Juni dan hingga kini belum ada yang ditangkap.

Trudeau meminta India untuk bekerja sama dalam penyelidikan pembunuhan tersebut, dan Joly mengatakan pada konferensi pers pada Kamis bahwa Kanada "akan tetap berhubungan dengan India".

Kondisi tersebut membuat Kanada hanya memiliki 21 diplomat untuk memberikan pelayanan konsuler di India, yang akan berdampak negatif terhadap layanan yang diberikan di sana, kata Menteri Imigrasi Kanada Marc Miller, yang mengadakan konferensi pers bersama dengan Joly.

Namun, "kami akan terus menyambut mereka" ke Kanada,ujar Miller.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.