Manchester City Usung Misi Pulihkan Diri
Sabtu, 21 Okt 2023, 06:47 WIBMANCHESTER - Manchester City bertekad untuk menghindari kekalahan ketiga berturut-turut di Liga Inggris untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun terakhir ketika menjamu Brighton, Sabtu (21/10). Di pertandingan lain Arsenal akan memberikan ujian berat bagi Chelsea yang tengah bangkit kembali.
Ada empat tim yang berpeluang memuncaki klasemen akhir pekan ini, dimulai dengan Liverpool yang akan menghadapi Everton dalam derby Merseyside. Kekalahan City dari Wolves dan Arsenal sebelum jeda internasional merupakan kekalahan beruntun pertama tim asuhan Pep Guardiola di liga sejak 2018.
Harus mengingat kembali ke masa-masa Manuel Pellegrini di awal tahun 2016. Kalaitu terakhir kalinya tim juara bertahan itu kalah tiga kali berturut-turut. Namun Brighton memberikan ancaman signifikan bagi City, yang sedang mencoba untuk mencatatkan 20 kemenangan kandang berturut-turut di semua kompetisi.
Guardiola memuji pelatih Brighton, Roberto De Zerbi, sebagai salah satu pelatih paling berpengaruh dalam 20 tahun terakhir. City bahkan tampaknya meniru sifat The Seagulls yang mencoba memberi umpan kepada tim untuk menekan sebelum dengan cepat memindahkan bola.
Namun, Brighton kesulitan memenuhi tuntutan di kompetisi Eropa pertamanya selain komitmen di Liga Inggris. Tim asuhan De Zerbi tidak pernah menang dalam empat pertandingan terakhir di semua kompetisi, meski masih berada di urutan keenam klasemen.
Ujian Sejati
Di pertandingan lain akan ada ujian sesungguhnya bagi Chelsea. Kemenangan telat Arsenal melawan City dua pekan lalu telah memicu keyakinan The Gunners dapat mengakhiri penantian 20 tahun untuk memenangkan gelar.
Tim asuhan Mikel Arteta tersebut berada di urutan kedua klasemen. Arsenal berada di belakang Tottenham, tapi hanya karena jumlah gol yang dicetak. Kemenangan atas Chelsea akan membuat Arsenal berada di puncak klasemen karena Spurs tidak bertanding hingga hari Senin.
Jeda internasional datang di waktu yang salah bagi Chelsea setelah mencatatkan kemenangan liga berturut-turut di bawah asuhan Mauricio Pochettino untuk pertama kalinya. The Blues akhirnya menemukan kemampuan mencetak gol.
Chelsea mencetak enam gol dalam kemenangan melawan Fulham dan Burnley. Akan tetapi Arsenal akan memberi ujian yang lebih berat bagi Chelsea. Pertanyaan yang menghinggapi para pendukung, apakah Chelsea akan benar-benar mampu membalikkan keadaan.
Chelsea belum pernah mengalahkan The Gunner di kandang sendiri sejak 2018. Jika berhasil mengakhiri pengalaman buruk itu, Pochettino akan memenangkan hati penonton di Stamford Bridge. Ini penting karena penampilan di awal musim yang mengecewakan dan membantu mantan klubnya, Spurs, untuk berada di puncak klasemen.
Klopp Bingung
Musim lain dengan nasib yang kontras tampaknya sedang berlangsung di Merseyside. Liverpool telah menunjukkan tanda-tanda kembali ke performa terbaik di bawah asuhan Jurgen Klopp. Klub yang gagal ke Liga Champions itu hanya terpaut tiga poin dari puncak klasemen.
Sebaliknya, Everton tampaknya akan kembali menghadapi pertarungan degradasi. Hal ini dimungkinkan karena Everton hanya meraih tujuh poin dalam delapan pertandingan pembukaan. The Toffees belum pernah menang di Anfield, di depan penonton Liverpool sejak 1999.
"Rekor Liverpool sangat kuat. Liverpool tim yang sangat bagus. Kami tahu itu," ujar pelatih Everton, Sean Dyche. Dia ingin mengubah rekor pertemuan dengan Liverpool di Anfield. Dyche sangat ingin mengubahnya. Ini adalah waktu yang lama dan tidak banyak kemenangan. Meski sangat ingin mengubah rekor, Dyche sadar bukan pekerjaan yang mudah.
Klopp yang tim asuhannya hanya meraih satu poin dari dua pertandingan terakhir, mengalami kesulitan dalam memilih pemain yang akan diturunkan. Kick-off laga pukul 11.30 siang, Sabtu, hanya beberapa hari setelah beberapa pemain kuncinya membela negara masing-masing di Amerika Selatan.
Alexis Mac Allister, Luis Diaz dan Darwin Nunez telah bermain 90 menit untuk Argentina, Kolombia, dan Uruguay dalam pertandingan yang berakhir Rabu dini hari waktu Inggris. Bukan tidak mungkin keadaan tersebut membuat para pemain kunci tersebut kelelahan. ben/AFP/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Menaker Sebut Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional untuk Tingkatkan SDM
-
BMKG Peringatkan Kemarau Lebih Panjang di Jawa Barat
-
Tujuh Rudal Balistik Dekat Fasilitas Industri Minyak Dirontokkan Pertahanan Udara Arab Saudi
-
Pendatang Baru di Jakarta per Akhir Maret Capai 1.000 Jiwa
-
Liga Inggris: Perebutan Gelar Memanas, Manchester City dan Arsenal Hadapi Laga Penentuan
-
Dapatkan Gratisan Mewah! Siasat Tottenham Amankan Marcos Senesi Bikin Bournemouth Gigit Jari
-
Pasca Libur Lebaran, Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Kembali Tak Sehat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.