Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gencarkan Aksi Pungut Sampah, Pemkot Pekalongan Libatkan Pelajar SMA

📅 Jumat, 20 Okt 2023, 16:49 WIB | Oleh:
Gencarkan Aksi Pungut Sampah, Pemkot Pekalongan Libatkan Pelajar SMA Doc: ANTARA/Kutnadi
Ket. Para pelajar sekolah menengah atas /sederajat Kota Pekalongan melakukan aksi pungut dan pilah sampah di beberapa titik di Pekalongan, Jumat (20/10).

PEKALONGAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, Jawa Tengah, terus menggencarkan kegiatan memungut dan memilah sampah dengan melibatkan sekitar 500 pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat guna meningkatkan kesadaran mereka dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin di Pekalongan, Jumat, mengatakan kegiatan sadar lingkungan ini nantinya akan berdampak langsung pada karakter siswa karena proses pembelajaran tidak sekadar teori, tetapi juga melakukan praktik langsung di lapangan.

"Kegiatan ini, selain menggugah kesadaran masyarakat peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar juga memberikan karakter pelajar agar menjaga lingkungan jadi bersih dan asri," katanya.

Ia mendorong para pelajar SMA/sederajat bisa mempengaruhi lingkungan sekitarnya, baik lingkungan keluarga, sekolah, dan tempat tinggal, untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif, seperti peduli lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Aksi sadar peduli lingkungan tersebut, kata dia, bisa menjadi upaya mengurangi penumpukan sisa sampah dari sumbernya, baik dari rumah tangga dan sekolah.

"Volume sampah yang dihasilkan dan setiap hari masuk ke Tempat Pembuangan Akhir Degayu yang mencapai 120 ton bisa semakin berkurang," kata Salahudin.

Menurut dia, jika semua unsur masyarakat sudah sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya, maka sisa sampah yang menumpuk di area fasilitas umum seperti pasar, taman, dan jalan raya, akan bisa ditangani.

"Kami mengajak masyarakat untuk mengurangi sisa sampah dari sumbernya. Bahkan ketika terdapat pohon yang sudah tinggi sekali dan membahayakan jaringan listrik dan rumah warga, kami sudah instruksikan agar dipangkas untuk mengurangi sumber sampah karena daun yang dihasilkan pohon tersebut bisa berguguran dan jatuh berserakan di lingkungan sekitarnya," kata Salahudin.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota (DLH) Pekalongan Joko Purnomo mengatakan sisa sampah anorganik dan organik dipungut akan dikumpulkan dan akan diambil bank sampah induk.

Adapun sampah organik, kata dia, akan dimasukkan ke dalam tanah sebagai pembelajaran para pelajar untuk memilah sampah.

"Sampah organik itu sebenarnya bisa menjadi barang yang bermanfaat yaitu kompos sampah. Kami berharap mereka bisa mempraktikkan di lingkungan sekolah dan tempat tinggal sebagai upaya pengurangan sisa sampah dari sumbernya yang terus digiatkan pemkot ini bisa sukses," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.