Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indeks Inovasi Indonesia Naik Signifikan

📅 Rabu, 18 Okt 2023, 02:00 WIB | Oleh:
Indeks Inovasi Indonesia Naik Signifikan Doc: Koran Jakarta/Muhamad Ma’rup
Ket. Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Diktiristek), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nizam dan Plt. Sekretaris Jenderal Diktiristek, Kemendikbudristek, Tjitjik Srie Tjahjandarie dalam Peluncuran Program Dana Padanan 2024, di Jakarta, Selasa (17/10).

JAKARTA - Indeks inovasi Indonesia mengalami peningkatan secara signifikan. Hal tersebut terlihat dari laporan Global Innovation Index yang menunjukkan peningkatan posisi Indonesia sejak tahun 2020.

Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Diktiristek), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nizam, mengatakan, peningkatan peringkat inovasi Indonesia sangat signifikan. Pada tahun 2020, Indonesia menduduki peringkat 89 dan tahun 2023 ini naik ke peringkat 61.

"Peringkat Indonesia itu dari tahun 2020 itu peringkat 88-89, naik ke-61 pada 2023. Naik dengan signifikan sekali," ujar Nizam, dalam Peluncuran Program Dana Padanan 2024, di Jakarta, Selasa (17/10).

Dia menerangkan, Global Innovation Index merupakan pemeringkat negara berdasarkan kemampuan inovasi yang dilihat dari beberapa macam parameter. Dia menyebut, kenaikan tertinggi terjadi pada indikator kerja sama antara kampus dengan dunia industri.

"Dari peringkat 35 tahun 2020 sekarang kita menjadi peringkat 5 dunia. Ini yang mengukur bukan saya, bukan dikti, bukan teman-teman kedaireka, tapi Global Innovation Index," tegasnya.

Dana Padanan

Nizam mengungkapkan, pihaknya terus mendorong kolaborasi perguruan tinggi dengan industri di bidang riset dan pengembangan melalui Dana Padanan atau Matching Fund Kedaireka. Melalui program tersebut, pemerintah akan memberikan dukungan dana sesuai dana investasi industri di perguruan tinggi.

"Kita buat skemanya sesederhana mungkin. Industri punya komitmen 1 miliar kita ganti 1 miliar. Pokoknya 1 banding 1. Jadi mohon teman-teman Dudi jangan basa-basi, ini untuk kepentingan dudi, bukan untuk kepentingan perguruan tinggi," jelasnya.

Dia menerangkan, untuk anggaran Dana Padanan tahun 2024 sebesar 750 miliar rupiah. Dia berharap proposal riset dan pengembangan antara kampus dan industri kualitasnya meningkat sehingga serapannya bisa optimal.

Nizam menambahkan, untuk tahun 2024, prosesnya dimajukan agar proses seleksi dan waktu riset lebih panjang. Selain itu, diharapkan proses pencairan dana juga bisa lebih cepat. "Tahun sebelumnya kita luncurkan di awal tahun, sehingga proposal yang masuk baru sekitar bulan Maret-April, review Mei. Waktunya pendek jadi 6 bulan," tandasnya.

Plt. Sekretaris Jenderal Diktiristek, Kemendikbudristek, Tjitjik Srie Tjahjandarie, mengatakan, dalam program Dana Padanan juga wajib melibatkan mahasiswa. Hal tersebut untuk menambah pengalaman belajar mahasiswa.

"Itu kita wajibkan untuk memberikan pengalaman belajar dan agar mahasiswa tahu bagaimana dunia kerja," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.