Belanja Produk Internal Mencapai RP11,35 Triliun
📅 Selasa, 17 Okt 2023, 05:25 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ANTARA/HO-Dinas PPKUKM DKI Jakarta
JAKARTA - Realisasi belanja produk dalam negeri Pemprov Jakarta sampai bulan ini telah mencapai 11,35 triliun dari target sebesar 15,8 triliun. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo menyampaikan angka tersebut saat membuka "Business Matching Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri atau P3DN Batch VIII," di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (16/10).
Menurut Elisabeth, pemenuhan komitmen tersebut sudah mencapai 71,8 persen dari target. "Hasil ini tentunya masih bisa ditingkatkan," ujarnya. Dia menjelaskan, target realisasi belanja produk dalam negeri sebagai salah satu indikator dalam Perjanjian Kinerja Kepala Perangkat Daerah sebesar 80 persen.
Elisabeth mengatakan, peningkatan kinerja realisasi tersebut dapat dilakukan dengan terus menggunakan produk dalam negeri bersertifikat TKDN dalam pengadaan barang dan jasa yang akan direalisasikan. Bisa juga melalui, optimalisasi pencatatan pengadaan barang dan jasa yang telah dilaksanakan dalam sistem Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
Lebih jauh dia mohon dukungan seluruh pemangku kepentingan untuk menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia (Gernas BBI-BBWI) yang digelar di Jakarta. Menurutnya, Jakarta menjadi tuan rumah gerakan tersebut. Agenda puncak Gernas BBI-BBWI akan dilaksanakan November mendatang.
Gerakan tersebut diperlukan karena Pemerintah Provinsi Jakarta tidak akan maju apabila hanya mengandalkan APBD sendiri. Selain itu, Elisabeth menambahkan, agenda business matchingyang telah memasuki pelaksanaan kedelapan itu memang ada tujuannya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Salah satunya, untuk mempertemukan kebutuhan pengadaan pemerintah dengan produsen dalam negeri. Dengan demikian, juga mendorong penyerapan produk lokal. Tentu saja juga untuk mengurangi ketergantungan pada produk impor.
Business matching yang diselenggarakan 16-19 Oktober tersebut diikuti 18 perusahaan dalam negeri. Mereka bergerak di berbagai sektor produksi seperti material konstruksi bangunan, perangkat, sistem elektronik, serta pakaian.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!