Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Studi Ungkap Polusi Udara Tingkatkan Risiko Penyakit Stroke

📅 Minggu, 15 Okt 2023, 12:50 WIB | Oleh:
Studi Ungkap Polusi Udara Tingkatkan Risiko Penyakit Stroke Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi

Polusi udara adalah penyebab utama beberapa penyakit dan bahkan kematian dini. Senuah penelitian telah menemukan bahwa bahkan paparan jangka pendek terhadap polusi udara dapat meningkatkan risiko stroke.

Sebuah studi baru, yang diterbitkan dalam jurnal Neurology, menemukan bahwa orang yang terpapar dengan konsentrasi yang lebih tinggi dari berbagai jenis polutan udara gas dan partikulat memiliki risiko lebih tinggi untuk menderita stroke iskemik. Di sini, para peneliti mendefinisikan paparan jangka pendek sebagai paparan yang terjadi dalam waktu lima hari sebelum stroke.

Para peneliti menemukan bahwa konsentrasi nitrogen dioksida yang lebih tinggi menunjukkan peningkatan risiko stroke sebesar 28 persen, sementara tingkat ozon yang tinggi menunjukkan peningkatan sebesar 5 persen. Karbon monoksida dikaitkan dengan peningkatan 26 persen, dan sulfur dioksida, 15 persen.

Selain itu, peningkatan konsentrasi PM1 (partikel dengan diameter kurang dari 1 mikron atau μm) dikaitkan dengan 9 persen risiko stroke yang lebih tinggi, sedangkan PM2.5 (partikel halus dari sumber seperti knalpot kendaraan dan emisi industri) menunjukkan peningkatan 15 persen, dan PM10 (yang mencakup partikel yang lebih besar seperti debu jalan dan puing-puing bangunan) menunjukkan peningkatan risiko stroke sebesar 14 persen.

Tingkat polusi udara yang lebih tinggi ini juga berkorelasi dengan peningkatan risiko kematian akibat stroke. Nitrogen dioksida menyebabkan peningkatan risiko kematian akibat stroke sebesar 33 persen, sementara sulfur dioksida menunjukkan peningkatan sebesar 60 persen. Selain itu, PM2.5 dikaitkan dengan risiko 9 persen lebih tinggi, dan PM10 menunjukkan peningkatan 2 persen dalam risiko kematian akibat stroke.

Meta-analisis ini melibatkan tinjauan terhadap 110 studi, termasuk lebih dari 18 juta kasus stroke, dengan para peneliti yang meneliti polutan seperti nitrogen dioksida, ozon, karbon monoksida, dan sulfur dioksida. Temuan ini menyoroti urgensi untuk mengatasi konsekuensi langsung dari faktor lingkungan terhadap kesehatan masyarakat.

"Penelitian sebelumnya telah membuktikan adanya hubungan antara paparan jangka panjang terhadap polusi udara dan peningkatan risiko stroke. Namun, korelasi antara paparan jangka pendek terhadap polusi udara dan stroke masih kurang jelas," kata Ahmad Toubasi, penulis studi tersebut, dikutip dari News Medical.

"Untuk penelitian kami, alih-alih melihat paparan selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan, kami hanya melihat lima hari dan menemukan hubungan antara paparan polusi udara jangka pendek dan peningkatan risiko stroke. Ada hubungan yang kuat dan signifikan antara polusi udara dan terjadinya stroke serta kematian akibat stroke dalam waktu lima hari setelah terpapar," tambahnya.

Para penulis penelitian menyarankan bahwa meningkatkan upaya global untuk membuat kebijakan yang mengurangi polusi udara dapat membantu mengurangi jumlah stroke dan konsekuensinya.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), setiap tahun, sekitar 15 juta orang di seluruh dunia menderita stroke, yang mengakibatkan lima juta kematian setiap tahunnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.