Biodiesel Pacu Penurunan Emisi Kendaraan
📅 Kamis, 12 Okt 2023, 08:58 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: istimewa
JAKARTA - Pemerintah berkomitmen menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sesuai kesepakatan global yang tercantum dalam dokumen Enhanced Nationally Determined Contribution (E-NDC) sebanyak 32 persen atau 358 juta ton CO2 dengan usaha sendiri dan sebesar 41 persen atau sebanyak 446 juta ton CO2 dengan bantuan dunia internasional pada 2030. Untuk mengejar target tersebut, berbagai program telah dilaksanakan pemerintah, termasuk pemanfaatan biomassa sebagai upaya mengurangi kebergantungan terhadap bahan bakar fosil yang memiliki dampak menghasilkan polusi.
Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yudo Dwinanda Priaadi mengatakan biomassa sebagai salah satu sumber energi berbasis energi baru terbarukan (EBT) berperan penting dalam program dekarbonisasi menuju emisi nol bersih.
Yudo menjelaskan salah satu produk biomassa ialah biodiesel, yang dimanfaatkan sebagaicampuran bahan bakar diesel untuk kendaraan. "Biodiesel menawarkan sebagai campuran bahan bakar yang lebih bersih dan ramah lingkungan daripada bahan bakar fosil konvensional, sehingga mengarah kepada pengurangan emisi gas rumah kaca dan polusi udara secara signifikan," jelasny ketika mewakili Menteri ESDM saat membuka rangkaian acara Indonesia Sustainable Energy Week 2023 di Jakarta, Selasa (10/1).
Implementasi bodiesel di Indonesia, papar Yudo, telah berjalan selama lebih dari 17 tahun dan menjadikan Indonesia sebagai pelopor dalam pemanfaatan biodiesel, yang pada Februari lalu, program mandatori campuran Biodiesel ke bahan bakar fossil telah diimplementasikan secara nasional, dengan persentase sudah mencapai 35 persen atau B35 dan terus akan ditingkatkan hingga mencapai B100.
Sepanjang 2022, terangnya, program mandatori biodiesel B30 berhasil menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 27,8 juta CO2e dengan alokasi kuota biodiesel sebanyak 11 juta kiloliter, dengan nilai ekonomi mencapai lebih dari 10 miliar dollar AS.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!