Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terobosan Cerdas, Diberlakukan Antrean Pangan Murah Secara Daring

4 Rabu, 11 Okt 2023, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terobosan Cerdas, Diberlakukan Antrean Pangan Murah Secara Daring Terobosan Cerdas, Diberlakukan Antrean Pangan Murah Secara Daring Doc: ANTARA/M Risyal Hidayat
Ket. Arsip Foto - Warga membawa beras yang dibeli di Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Taman Keuangan, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta, Jumat (12/7/2019).

Jakarta - Terobosan cerdas, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan mekanismeantrean pembelian pangan bersubsidi secara daring (online) di lingkup Perumda Pasar Jaya.

"Diberlakukan penggunaan antrean pembelian pangan bersubsidi secara 'online' di lingkup Pasar Jaya," kata Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono di Jakarta, Selasa.

Hal itu menanggapi adanya permintaan dari anggota DPRD DKI JakartaWibi Andrino yang meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuat sistem baru saat pembelianpangan murah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Suharini Eliawati menjelaskan, antrean pembelian pangan bersubsidi secara dari itu dimulai pada pekan kedua Oktober 2023.

"Dilakukan secara 'online' menggunakan nomor KK dan KTP untuk memperoleh nomor antrean yang dapat digunakan pada H+1 di lokasi distribusi yang dipilih," kata Suharini saat dihubungi di Jakarta.

Selain itu, Suharini menyebutkan, mulai pertengahan September 2023, secara bertahap telah dilakukan penambahan lokasi distribusi pangan bersubsidi di antaranya di Jakarta Utara seperti Pasar Cilincing, Pasar Kebon Bawang, dan Pasar Pademangan Timur.

Kemudian, Pemprov DKI Jakarta juga memberlakukan mekanisme penjualan "jemput bola" ke perusahaan dengan potensi pekerja minimal 100 orang yang akan dilakukan oleh Perumda Pasar Jaya.

Pemprov DKI Jakarta mendistribusikan paket pangan murah dengan harga Rp126.000 sebagai salah satu upaya mengendalikan harga pangan di Ibu Kota.

Pangan murah tersebut hanya berhak dibeli oleh masyarakat pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus. Isi dari paket pangan murah itu terdiri dari beras, daging sapi, daging ayam, telur ayam, ikan kembung dan susu.

Sebelumnya, Wibi mengatakan, Pemprov DKI Jakarta perlu membuat sistem antrean pengambilan pangan murah karena yang mempunyai hak bukan hanya penerima KJP, tetapi juga Pekerja Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PLJP), dasawisma dan sebagainya.

"Masih banyak ditemukan warga yang mengantre sejak Subuh dan tidak mendapatkan pangan murah tersebut karena kehabisan kuota," kata Wibi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Megapolitan
Kemacetan Jalan Raya Joglo ...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.