Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Stabilkan Harga, Sahara-Kadin Hadirkan Posko Pangan

📅 Rabu, 11 Okt 2023, 17:30 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Stabilkan Harga, Sahara-Kadin Hadirkan Posko Pangan Doc: Istimewa.
Ket. Founder posko pangan Sahabat Usaha Rakyat (Sahara), Sharmila Yahya (kiri) saat meresmikan Posko Pangan ketiga di Jakarta Timur, Selasa (10/10).

JAKARTA - Untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok di tengah masyarakat, kolaborasi antara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Sahabat Usaha Rakyat (Sahara) terus dimaksimalkan.

Untuk ketiga kalinya, posko pangan diresmikan dan digulirkan sebagai semangat membangun sinergi lapisan masyarakat di seluruh Indonesia dalam mewujudkan pasokan, kebutuhan hingga stabilitas harga pangan secara kelompok wilayah masyarakat.

Bertempat di wilayah Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Timur, Founder posko pangan Sahara, Sharmila Yahya, mengajak semua lapisan masyarakat untuk terlibat langsung dalam upaya gerakan civil society mengantisipasi kenaikan harga pangan yang tinggi. Sharmila optimis dengan gerakan posko pangan dari wilayah per wilayah, stabilitas harga pangan yang terjangkau dapat terwujud.

"Memastikan setiap warga negara Indonesia berhak mendapatkan bahan pangan yang cukup dan terjangkau. Sekaligus memperluas jangkauan inklusi ekonomi lokal kita,"ujar Sharmila yang juga Ketua Umum Induk Koperasi Pengusaha Wanita Indonesia atau Inkowapi, Jumat (10/10).

Di sisi lain, hadirnya warung-warung yang bertransformasi menjadi posko pangan yang hadir dalam setiap wilayah, dapat membantu masyarakat dalam mengakses harga bahan pangan yang terjangkau. Ketua Umum Kadin, Indonesia Arsjad Rasjid menuturkan hadirnya posko pangan yang didukung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian ini, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan pemenuhan bahan pokok dengan harga yang tidak memberatkan beban ekonomi masyarakat.

"Secara mandiri dapat mewujudkan supply chain bahan pangan dalam negeri, di tengah semua kebutuhan pangan dunia sangat terganggu oleh gejolak global," tutur Arsjad.

Ekonomi kerakyatan berdasarkan spirit perekonomian usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di tingkat lapisan masyarakat, juga disampaikan Direktur Utama ID Food Frans Marganda Tambunan.

Frans Tambunan menekankan upaya posko pangan yang menjual 10 jenis kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, telur ayam, daging ayam, daging sapi, daging kerbau, bawang merah dan bawang putih dengan harga terjangkau sesuai harga eceran tertinggi (HET) ini, sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam menekan kenaikan harga pangan akibat kemarau pangan yang disebabkan cuaca ekstrem El Nino.

"Warung masyarakat yang dijadikan posko pangan ini sangat membantu lingkungan masyarakat mendapatkan bahan pokok sesuai harga eceran tertinggi (HET), mudah dan terjangkau," tegasnya.

Telah hadir di 24 provinsi dengan menggerakkan 100 ribu warung sembako dari Indonesia timur hingga barat, posko pangan dinilai menjadi instrumen penting dalam membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan yang mudah dan murah. Kolaborasi banyak pihak dinilai dapat mengoptimalkan peran posko pangan hingga ke pelosok daerah.

"Progresnya semakin banyak keterlibatan multipihak dalam penguatan program posko pangan ini akan semakin sukses," tegas Ferry Irawan, Deputi Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian.

Diharapkan posko pangan juga membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendorong peningkatan ekonomi daerah serta dapat membantu meningkatkan perekonomian pemilik warung, yang warungnya berubah menjadi posko pangan.

"Ini adalah civil society yang sasarannya langsung ke masyarakat. Diharapkan upaya ini terus berkelanjutan dalam meningkatan kesejahteraan masyarakat," harap Sharmila, yang juga Ketua Komite Tetap Kewirausahaan Kadin Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.