Jakarta Matangkan Satu Data Pembangunan
📅 Rabu, 11 Okt 2023, 05:27 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ANTARA/Rivan Awal Lingga
JAKARTA - Satu data pembangunan untuk penyaluranbantuan sosial (bansos) agar tepat sasaran terus dimatangkan Pemprov Jakarta. "Saat ini sedang dilakukan finalisasi satu data pembangunan. Pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS juga menjadi perhatian Pemprov Jakarta," kata Penjabat Gubernur Jakarta, Heru Budi Hartono, Selasa (10/10).
Finalisasi satu data pembangunan, kata Heru, sebagai basis sumber tunggal dari DTKS dan Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). Selain itu, data tersebut juga menjadi sumber untuk perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program-program pembangunan.
Heru memberi contoh, data tersebut untuk pemberian Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul, Kartu Anak Jakarta, Kartu Lansia Jakarta, Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta, dan Bantuan Pangan.
Lalu, ada juga pemberian jaminan sosial yang pelaksanaannya melalui Program Keluarga Harapan (PKH) lokal berbasis individu. Ini berupa pemenuhan kebutuhan dasar bagi lansia, penyandang disabilitas, dan anak usia dini. Kemudian, juga bagi anak dan remaja yang orang tua atau walinya meninggal karena Covid-19.
"Dengan satu data pembangunan diharapkan program-program tersebut dapat tepat sasaran," ujar Heru. Pemprov Jakarta mengeluarkan sebanyak 17,8 triliun setiap tahun untuk bantuan dan jaminan sosial. "Kita sudah mengeluarkan 17,8 triliun setiap tahun. Ada 17 jenis bantuan. Salah satunya anak sekolah dapat Kartu Jakarta Pintar," jelas Heru.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya, anggota DPRD Basri Baco mengusulkan Pemprov untuk selalu memperbarui satu data pembangunan. Dengan begitu, data penerima bantuan sosial sesuai dengan kenyataan di masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!