Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Matangkan Satu Data Pembangunan

📅 Rabu, 11 Okt 2023, 05:27 WIB | Oleh:
Jakarta Matangkan Satu Data Pembangunan Doc: ANTARA/Rivan Awal Lingga
Ket. Warga menunjukkan uang bantuan sosial tunai atau BST usai mengambil di ATM Bank DKI, Jakarta, Selasa (20/7/2021). Pemprov DKI menyiapkan anggaran Rp604 miliar untuk bantuan sosial tunai atau BST kepada 1 juta Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat selama PPKM darurat. Nilai BST kali ini mencapai Rp600.000 per KK dari hasil rapelan penyaluran tahap 5 dan 6 yang sempat tertunda pada Mei-Juni 2021 lalu.

JAKARTA - Satu data pembangunan untuk penyaluranbantuan sosial (bansos) agar tepat sasaran terus dimatangkan Pemprov Jakarta. "Saat ini sedang dilakukan finalisasi satu data pembangunan. Pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS juga menjadi perhatian Pemprov Jakarta," kata Penjabat Gubernur Jakarta, Heru Budi Hartono, Selasa (10/10).

Finalisasi satu data pembangunan, kata Heru, sebagai basis sumber tunggal dari DTKS dan Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). Selain itu, data tersebut juga menjadi sumber untuk perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program-program pembangunan.

Heru memberi contoh, data tersebut untuk pemberian Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul, Kartu Anak Jakarta, Kartu Lansia Jakarta, Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta, dan Bantuan Pangan.

Lalu, ada juga pemberian jaminan sosial yang pelaksanaannya melalui Program Keluarga Harapan (PKH) lokal berbasis individu. Ini berupa pemenuhan kebutuhan dasar bagi lansia, penyandang disabilitas, dan anak usia dini. Kemudian, juga bagi anak dan remaja yang orang tua atau walinya meninggal karena Covid-19.

"Dengan satu data pembangunan diharapkan program-program tersebut dapat tepat sasaran," ujar Heru. Pemprov Jakarta mengeluarkan sebanyak 17,8 triliun setiap tahun untuk bantuan dan jaminan sosial. "Kita sudah mengeluarkan 17,8 triliun setiap tahun. Ada 17 jenis bantuan. Salah satunya anak sekolah dapat Kartu Jakarta Pintar," jelas Heru.

Sebelumnya, anggota DPRD Basri Baco mengusulkan Pemprov untuk selalu memperbarui satu data pembangunan. Dengan begitu, data penerima bantuan sosial sesuai dengan kenyataan di masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Luar Negeri
Ilmuwan Ungkap Gletser Swis...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.