Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Kalteng: Helikopter Bom Air Sangat Membantu dalam Pemadaman Karhutla

📅 Rabu, 11 Okt 2023, 21:54 WIB | Oleh:
BPBD Kalteng: Helikopter Bom Air Sangat Membantu dalam Pemadaman Karhutla Doc: ANTARA/ Zubi Mahrofi
Ket. Tangkapan layar - Ketua Pelaksana BPBD Provinsi Kalimantan Tengah Ahmad Toyib dalam Teropong Bencana BNPB yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu (11/10).

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan penggunaan helikopter bom air (water bombing) sangat membantu upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Helikopter yang disediakan BNPB sangat membantu dalam pencegahan ataupun antisipasi percepatan pergerakan perluasan kepala api, tugas helikopter itu memotong kepala api," kata Ketua Pelaksana BPBD Provinsi Kalimantan Tengah Ahmad Toyib dalam Teropong Bencana BNPB yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu.

Ia menambahkan setelah mengupayakan pemadaman melalui udara, kemudian ditindaklanjuti oleh satgas darat untuk melakukan pendinginan dan pemadaman lanjutan.

"Ada satu helikopter untuk patroli, dan lima helikopter untuk water bombing," katanya.

Ia menambahkan terdapat juga dua unit pesawat yang disediakan BNPB untuk melakukan teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk membantu pemadam karhutla.

"Alhamdulillah Kalteng pada tanggal 7 dan 8 Oktober mengalami hujan, ini membantu sekali di lapangan," ucapnya.

Ia mengemukakan salah satu penyebab munculnya titik api di wilayah Kalteng adalah fenomena El Nino. Terkait El Nino, pihaknya menyatakan sudah mengantisipasinya sejak adanya peringatan dari BMKG.

"Kita sejak awal tahun sudah melakukan beberapa langkah guna mencegah sedini mungkin terjadinya karhutla. Kita mengaktifkan 35 pos lapangan untuk melakukan patroli dan sosialisasi ke masyarakat," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan BNPB bersama kementerian dan lembaga lain telah melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca hingga hampir 300 kali sejak April lalu di beberapa wilayah prioritas.

"Per 9 Oktober BNPB sudah melaksanakan bukan hanya puluhan kali, tapi sudah 271 melaksanakan TMC untuk pemadaman dan karena memang pertumbuhan awan hujannya tidak signifikan, hanya beberapa kali yang berhasil timbul hujan," katanya.

Ia berharap dengan TMC yang dilakukan juga dengan keadaan awan hujan yang cukup signifikan dapat mempercepat pemadaman karhutla di beberapa wilayah.

"Mudah-mudahan dengan hujan yang dibantu dengan TMC ini, bisa memadamkan api dan asapnya," tutur Suharyanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

FK UB Tingkatkan Kapasitas Nakes Kendalikan Resistensi Antimikroba

31 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
FK UB Tingkatkan Kapasitas ...
Daerah
Lewat Gebyar Pajak 2026, Pe...
Daerah
Wali Kota Bandung Dorong So...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.