Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Penyusup dan Antisipasi Gangguan, Polri Gunakan Kamera Khusus untuk Pantau Keamanan KTT AIS Forum

📅 Selasa, 10 Okt 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Penyusup dan Antisipasi Gangguan, Polri Gunakan Kamera Khusus untuk Pantau Keamanan KTT AIS Forum Doc: ANTARA/HO-Humas Polda Bali
Ket. Kabid TIK Polda Bali Kombes Pol. Ambariyadi Wijaya di Nusa Dua, Badung, Bali, Senin (9/10/2023).

Denpasar - Dalam upaya mencegah penyusup dan mengantisipasi gangguan, Polri menggunakan kamera khusus di tubuh untuk memantau keamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Archipelagicand IslandState/AIS Forum.

Petugas pengamanan KTT AIS Forum 2023 menggunakan teknologi kamera di tubuh ataubodyworn cameraguna memantau keamanan konferensi internasional di Nusa Dua, Bali, pada 10-11 Oktober itu.

"Bodyworncameraini terpasang di personel kami yang bertugas di kawasan yang berseragam, untuk bisa memonitor situasi apa yang ada di lapangan dan tempat itu tak ada CCTV (kamera pengawas)," kata Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Polda Bali Kombes Pol. Ambariyadi Wijaya dalam keterangannya di Denpasar, Bali, Senin.

Seluruh pengamanan KTT AIS Forum 2023 dikendalikan dari 91 pusat komando ataucommand centerdi ITDC Nusa Dua, Bali. Penggunaan kamera tubuh itu mencakup wilayah-wilayah yang tidak dilengkapi dengan kamera pengawas.

"Kami di sini (pusat komando), memonitor CCTV jumlahnya 1.357. Namun, ada area-area yang tidak terjangkauCCTV.Nah,maka digunakanlah ini. Jumlahnya ada 100 unit yang terpasang di anggota," jelasnya.

Selain memantau situasi di lapangan, kamera di tubuh personel pengamanan itu berfungsi sebagai alat mengirim kondisi darurat dari anggota yang berjaga.

"Ini berfungsi sebagai SOS. Jadi, saat anggota ada situasi kepentingan, dia bisa memencet tombol dan melaporkan ke posko soal situasi yang terjadi. Ini juga adahandytalkiejuga," katanya.

Ambariyadi menyatakan jaringan internet yang tersedia di Bali cukup baik untuk mendukung penerapan teknologi canggih tersebut, karena selama setahun terakhir Pulau Dewata telah menjadi tempat beberapa penyelenggaraan acara internasional.

"Kami diatensi oleh bapak kadiv TIK (Polri). Memang, Bali ini gelaran-gelaran pengamanan internasional kurang lebih ada 150 kegiatan. Jadi, bapak kadivTIK memerintahkan kami kira-kira apa yang dibutuhkan untuk di-updateterus. Misalnya,bodywornini dulu saja. Sekarang dikasih aplikasi tambahan danheadsetuntuk mempermudah kerja anggota," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.