Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masyarakat Kaltim Diminta Waspada ISPA Akibat Asap Karhutla

📅 Sabtu, 07 Okt 2023, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masyarakat Kaltim Diminta Waspada ISPA Akibat Asap Karhutla Doc: Antaranews Kaltim/Fandi
Ket. Kepala BPBD Kaltim Agus Tianur.

Samarinda - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kalimantan Timur memberikan imbauan kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) akibat asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang menyelimuti sebagian wilayah di provinsi Kaltim.

"Kami turut prihatin terhadap maraknya Karhutla yang ada di wilayah Kaltim. Karena itu, kami memperingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyakit-penyakit yang bisa terjadi akibat asap, di antaranya ISPA, iritasi mata, dan alergi kulit," kata Kepala BPBD Kalimantan Timur Agus Tianur di Samarinda, Jumat.

Menurut dia, asap Karhutla telah mengakibatkan polusi udara yang merembet ke pemukiman warga, terutama di wilayah Tanah Grogot, Kabupaten Paser, yang baru saja mengalami kebakaran hutan yang dahsyat pada Rabu (4/10) malam lalu.

"Kondisi ini mengakibatkan jarak pandang mulai terbatas dan membawa dampak buruk berupa kepulan asap yang bisa mengganggu kesehatan masyarakat sekitar," ujarnya.

Ia mengatakan BPBD Kaltim berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah untuk menyediakan obat-obatan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak asap.

Agus menjelaskan untuk mencegah terjadinya Karhutla di beberapa wilayah di Kaltim, pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh komponen masyarakat melalui BPBD Kabupaten/Kota untuk bekerja sama dalam mengantisipasi dan menanggulangi Karhutla.

"Melihat maraknya peristiwa Karhutla dalam beberapa pekan terakhir, kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan di tengah kondisi cuaca panas akibat puncak musim kemarau," tuturnya.

Bahkan hari ini, katanya, suhu bisa mencapai 36 derajat celcius. Suhu panas sudah mencapai titik yang sangat ekstrem dan bisa memicu kebakaran.

Dia juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan titik api atau kebakaran di sekitar lingkungan mereka. Ia mengharapkan masyarakat ikut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan sekitar dari ancaman Karhutla.

"Jika ada yang mengetahui adanya titik api atau kebakaran, segera laporkan kepada kami atau pihak terkait agar bisa segera ditangani," ujar Agus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.