Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Serpong Gunakan Teknologi Urai Macet

📅 Jumat, 06 Okt 2023, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Serpong Gunakan Teknologi Urai Macet Doc: HO/Summarecon Serpong
Ket. Jalan di kawasan gading serpong yang dipasangi teknologi lalu lintas untuk mengatasi kemacetan.

TANGERANG - Kemacetan jalan raya terjadi di mana-mana. Kini guna mengurai kemacetan,Jalan Boulevard Gading Serpong, Tangerang akan diterapkan teknologi yang dapat memperlancar arus kendaraan. Nantinya, boulevard tersebut akan terhubung langsung ke wilayah Bumi Serpong Damai (BSD) dengan lebar jalan 45 meter.

"Jadi, mulai tahun depan Jalan Boulevard Gading Serpong akan terkoneksi langsung ke wilayah BSD dengan lebar jalan 45 meter," ujar Executive Director Summarecon Serpong,Magdalena Juliati, Kamis (5/10). Menurutnya, konektivitas akan membawa dampak positif peluang bisnis, kolaborasi, dan pengembangan-pengembangan lain kota.

Selain itu, Summarecon Serpong juga merancang dan membangun serangkaian inisiatif yang berfokus pada penerapan teknologi terbaru guna meningkatkan efisiensi, kenyamanan, dan kualitas hidup masyarakat perkotaan. "Tata kelola kota dan revitalisasi berkonsep smart city mulai dijalankan, di antaranya dengan penerapan smart traffic lights dan membangun command centre," tambahnya.

Hal ini dilakukan sebagai upaya tata kelola kota dalam wujud penerapan tertib lalu lintas dan usaha mengurai kemacetan. Teknologi lalu lintas yang digunakan seperti smart traffic light adalah sistem pengendalian dan pemantauan lalu lintas berbasis teknologi. Fungsinya, mengoptimalkan kinerja jaringan jalan melalui pengaturan lampu lalu lintas.

Untuk saat ini, penerapannya sudah mulai aktif di dua titik utama jalan Boulevard di perempatan wilayah Symphonia dan perempatan wilayah Scientia Garden. "Selanjutnya secara berkala lewat studi intensif akan mulai diterapkan di titik-titik ramai seluruh wilayah," tambahnya.

Kemudian, untuk memantau keamanan yang terpusat maka dibangun Command Centre di lahan seluas 842 meter persegi dan bangunan seluas 142 meter persegi. Ini berlokasi di gerbang utama kawasan Symphonia. "Command Centre segera aktif akhir tahun ini," katanya.

Aset ini difungsikan sebagai Traffic Management, Quick Response, Incident Monitoring, Town Management, Information System hingga Guard Patrol Monitoring. Teknologi terintegrasi ini menjadi solusi kawasan aman karena memungkinkan proses cepat dan efektif.

Inovasi ini akan dapat memelihara nilai properti kawasan, memperkuat administrasi publik, meningkatkan taraf hidup, dan menaikkan pembangunan jangka panjang. Kemudian untuk menjaga kualitas air tanah dan mencegah banjir, diuat taman terbuka hijau di kawasan Symphonia dengan luas delapan hektare. "Fungsinya menjaga kualitas air tanah, mencegah banjir, estetika, hingga pengairan. Juga untuk penurunan suhu, konservasi biota, dan vegetasi," jelas Magdalena.

Diharapkan dengan menggunakan teknologi tersebut, kemacetan dapat semakin mudah diurai. Ini bisa menjadi role model mengatasi kemacetan andai teknologi smart traffic light tersebut benar-benar mampu mengatasi kemacetan.

Sebab dengan begitu, tidak banyak lagi area lampu merah yang memang sering menjadi sumber kemacetan karena terdapat simpol-simpol kemandekan. Bahkan di kawasan macet, lebih banyak tidak ada petugas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.