Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ukraina Bangun Sekolah Bawah Tanah, Hindari Serangan Rusia

📅 Selasa, 03 Okt 2023, 09:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ukraina Bangun Sekolah Bawah Tanah, Hindari Serangan Rusia Doc: ANTARA/REUTERS/Valentyn Ogirenko
Ket. Seorang petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang masih menyala di daerah perumahan yang rusak akibat serangan rudal Rusia di Kiev, Ukraina, Kamis (21/9/2023).

LONDON - Kota metropolitan Kharkiv di Ukraina timur akan mendirikan sekolah bawah tanah pertama di negara itu untuk melindungi siswa dari serangan bom dan rudal yang ditembakkan Rusia, kata Wali Kota Kharkiv Ihor Terekhov.

"Tempat penampungan seperti itu akan membuat ribuan anak Kharkiv bisa melanjutkan pendidikan tatap mukanya dengan aman sekalipun ada ancaman rudal," tulis Wali Kota Ihor Terekhov melalui Telegram.

Meskipun banyak sekolah di wilayah-wilayah garis depan terpaksa mengajar secara daring selama perang, Kharkiv sudah menata sekitar 60 ruang kelas terpisah di seluruh stasiun metro sebelum tahun ajaran dimulai pada 1 September.

Langkah itu dinilai bakal menciptakan ruang kelas untuk sekitar 1.000 anak agar belajar di sana.

Kota terbesar kedua di Ukraina itu berpenduduk lebih dari 1,4 juta jiwa sebelum Rusia menginvasi Ukraina pada Februari 2022.

Bagian-bagian kota ini terletak hanya 35 km dari perbatasan Rusia-Ukraina dan hampir setiap hari menjadi sasaran serangan roket dan rudal Rusia yang dapat menghantam sebelum penduduk mencapai tempat perlindungan.

Dalam waktu 24 jam hingga Senin, seorang warga sipil tewas dan beberapa rumah rusak akibat tembakandan serangan roket Rusia, kata Oleh Sinehubov, gubernur wilayah Kharkiv.

Perang yang tak menunjukkan tanda-tanda bakal berakhir ini telah menewaskan ribuan orang dan membuat jutaan warga sipil mengungsi.

Kementerian Pendidikan Ukraina mengungkapkan 363 lembaga pendidikan hancur dan hampir 3.800 di antaranya rusak.

Sekolah bawah tanah itu "memenuhi persyaratan aturan struktur pelindung yang paling modern," kata Terekhov.

Meski demikian, belum diketahui pasti seberapa besar sekolah itu atau kapan sekolah itu dibuka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.