Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Begini Cara Judi ‘Slot’ Mengelabui Otak dan Merusak Realitas

📅 Selasa, 03 Okt 2023, 11:26 WIB | Oleh: Tim Penulis

Taktik ini tidak hanya dilakukan di mesin slot dan kasino. "Nyaris menang" berperan penting dalam membuat orang kecanduan game di ponselnya seperti dalam game "Candy Crush" yang sangat populer.

"Nyaris menang" ini lebih menggairahkan daripada kalah-meskipun lebih membuat frustasi dan secara signifikan kurang "menyenangkan" dibandingkan kalah telak. Namun yang terpenting, konsep hampir menang ini justru mampu menjadi pemicu yang lebih besar bagi penjudi untuk terus bermain dibandingkan kemenangan itu sendiri.

"Nyaris menang" tampaknya sangat memotivasi dan dapat meningkatkan komitmen pemain terhadap sebuah permainan, yang kemudian membuat individu bersedia bermain lebih lama dari yang mereka inginkan. Ukuran respons dopamin terhadap nyaris menang sebenarnya berkorelasi dengan tingkat keparahan kecanduan judi seseorang.

Judi dan permainannya

Ketika kamu terlibat dalam perjudian untuk rekreasi, kamu tidak hanya bermain melawan peluang, tetapi juga melawan musuh yang terlatih dalam seni tipu daya dan tipu muslihat. Permainan peluang memiliki kepentingan untuk memikat pemain lebih lama dan membiarkan mereka pergi dengan kesan bahwa kemenangan mereka lebih dari sekadar kebetulan, menumbuhkan kesan palsu tentang keterampilan.

Bagi banyak orang, hasil yang dirancang dengan hati-hati ini meningkatkan kepuasan yang mereka dapatkan dari perjudian. Mungkin akan tetap mudah bagi mereka untuk pergi begitu saja ketika chip habis.

Namun, perjudian bukan hanya janji ringan untuk bersenang-senang dan peluang mendapatkan jackpot. Sebanyak 2% dari populasi Amerika Serikat adalah pecandu judi yang bermasalah, dan mereka mengalami apa yang baru-baru ini diklasifikasikan sebagai "gangguan perjudian".

Judi merupakan salah satu dari sedikit kecanduan yang tidak melibatkan konsumsi zat, seperti narkoba. Serupa dengan bentuk kecanduan lainnya, gangguan perjudian adalah masalah dan pengalaman yang mengisolasi. Ini terkait dengan peningkatan kecemasan, dan penjudi bermasalah memiliki risiko bunuh diri yang lebih besar.

Bagi individu yang lebih rentan ini, jebakan perancang judi mulai terlihat lebih menyeramkan. Untuk mencapai solusi masalah hidup, rasanya perlu satu putaran lagi.The Conversation

Mike Robinson, Assistant Professor of Psychology, Wesleyan University

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.