Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Semoga Segera Turun Hujan, BPBD DIY: Pasokan Air di Empat Kabupaten Berstatus Darurat Masih Aman

📅 Minggu, 01 Okt 2023, 01:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Segera Turun Hujan, BPBD DIY: Pasokan Air di Empat Kabupaten Berstatus Darurat Masih Aman Doc: ANTARA/HO
Ket. Ilustrasi - Seorang warga mengambil air di saat bencana kekeringan.

Yogyakarta - Semoga segera turun hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memastikan pasokan air bersih di empat kabupaten berstatus siaga darurat kekeringan masih aman hingga Desember 2023.

Kepala Bidang Penanganan Darurat Bencana BPBD DIY Lilik Andy Aryanto di Yogyakarta, Sabtu, mengatakan empat kabupaten berstatus darurat kekeringan tersebut yakni Kabupaten Bantul, Gunungkidul, Sleman, dan Kulon Progo.

"Kami pastikan masing-masing kabupaten sampai Desember 2023 masih aman," kata dia.

Distribusi air bersih, kata dia, terus dilakukan di 30 kecamatan terdampak kekeringan yang mencakup 16 kecamatan di Gunungkidul, tujuh kecamatan di Bantul, tujuh kecamatan di Kulon Progo, dan tiga kecamatan di Sleman.

Menurut dia, hingga saat ini belum ada laporan lahan pertanian yang mengalami gagal panen akibat kekeringan karena pada umumnya petani di DIY telah memahami siklus bertanam dengan menunda bertanam padi dan menggantinya dengan tanaman palawija.

"Kalau kemarau mereka tidak menanam padi. Laporan gagal panen tidak ada, yang ada mereka menunda tanam karena kemarau," kata dia.

Dia mengatakan masing-masing kabupaten berstatus siaga darurat kekeringan itu mampu memenuhi kebutuhan penanganan kekeringan secara mandiri menggunakan anggaran reguler, kecuali Kulon Progo yang telah mengakses anggaran belanja tidak terduga (BTT).

Lilik menuturkan langkah Kulon Progo mengakses BTT disebabkan pada tahun ini diperkirakan aman sehingga tidak disiapkan anggaran memadai untuk kebutuhan distribusi air bersih.

"Kulon Progo itu dalam tiga tahun terakhir relatif tidak ada distribusi air karena perencanaan anggaran kan satu tahun sebelumnya. Tahun ini diperkirakan aman sehingga untuk anggaran regulernya sedikit," kata dia.

Dengan kemampuan anggaran, ditambah dengan banyaknya donasi, CSR serta ditemukannya sumber air bersih, menurut dia, empat kabupaten tersebut belum membutuhkan bantuan Pemda DIY.

"Di Gunungkidul kan ada beberapa sumber air bawah tanah yang sudah dieksplorasidan beberapa potensi yang masih bisa dimanfaatkan," kata dia.

Kendati demikian, Pemda DIY telah menyiapkan batuan penyaluran air bersih melalui Dinas Sosial (Dinsos) DIY.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD DIY Noviar Rahmad mengatakan Pemda DIY baru akan turun tangan mengambil alih penanganan menggunakan dana BTT provinsi saat muncul permohonan dari pemerintah kabupaten/kota, disertai SK Gubernur DIY Tanggap Darurat perihal kekeringan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Olahraga
Crysencio Summerville
Megapolitan
BMKG Prakirakan Jakarta Ber...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.