Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Basarnas Kendari Cari Nelayan yang Alami Mati Mesin di Perairan Buton

📅 Minggu, 01 Okt 2023, 00:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Basarnas Kendari Cari Nelayan yang Alami Mati Mesin di Perairan Buton Doc: Antara/HO-Basarnas Kendari
Ket. Tim penyelamar Pos SAR Baubau saat melakukan pencarian terhadap korban.

Kendari - Gerak cepat, Tim Penyelamat Pos SAR Baubau, Basarnas Kendari melakukan pencarian terhadap seorang nelayan yang perahunya mengalami mati mesin di sekitar Perairan Pasarwajo dan Wabula, Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Basarnas Kendari Muhammad Arafah melalui keterangan resminya Sabut, mengatakan bahwa nelayan yang perahunya mengalami mati mesin tersebut bernama Hamid (35) , yang merupakan warga Kapota, Kabupaten Wakatobi.

"Korban nama Hamid, warga Wakatobi," kata Arafah.

Dia mengungkapkan bahwa informasi hilangnya korban pertama kali dilaporkan oleh saudaranya bernama Najanudin, yang melaporkan bahwa telah terjadi kecelakaan kapal, yakni satu buah perahu mengalami mati mesin dengan satu orang korban.

"Dilaporkan oleh kakak korban," sebutnya.

Berdasarkan laporan tersebut, lanjut Arafah, pihaknya kemudian memberangkatkan Tim Penyelamat Pos SAR Baubau menuju lokasi dengan menggunakan perahu karet untuk memberikan bantuan SAR terhadap korban.

Jarak tempuh lokasi yang dilaporkan dengan Pos SAR Baubau sekitar 29 mil laut," ujarnya.

Arafah juga mengungkapkan bahwa kecelakaan kapal tersebut bermula saat korban pada Jumat (29/9) sekitar pukul 17.00 pergi melaut untuk mencari ikan, kemudian pada Sabtu (30/9) sekitar pukul 03.00 WITA, perahu korban diterjang badai sehingga korban memutuskan untuk kembali pulang ke rumah.

"Pada pukul 03.00 WITA, anak dari korban menerima telepon, yang menginformasikan kondisi kapal mengalami mati mesin," jelasnya.

Pada pukul 10.25 WITA, kata Arafah, pihak keluarga kembali menerima telepon dari korban, yang menginformasikan posisi korban terbawa arus hingga ke suar Tanjung Buton di Perairan Pasarwajo.

Kepala Basarnas Kendari itu juga menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan pencarian terhadap korban. Namun hingga pukul 18.50 WITA, Tim Penyelamat Pos SAR Baubau belum menemukan keberadaan korban.

"Sehingga, operasi SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada besok pagi sekitar pukul 06.00 WITA," tambah Arafah

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.