Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kabar Terbaru Kasus Kematian Rapper Tupac Shakur, Saksi Didakwa sebagai Pelakunya

📅 Sabtu, 30 Sep 2023, 09:54 WIB | Oleh:
Kabar Terbaru Kasus Kematian Rapper Tupac Shakur, Saksi Didakwa sebagai Pelakunya Doc: Al Jazeera/Reuters/Lucas Jackson
Ket. Dipuji sebagai salah satu rapper terhebat sepanjang masa, Tupac Shakur tewas ditembak di Las Vegas, Nevada, pada September 1996 di usia 25 tahun.

JAKARTA - Salah satu saksi hidup terakhir dari kasus penembakan rapper Tupac Shakur di Las Vegas pada 1996 telah didakwa melakukan pembunuhan dengan penggunaan senjata mematikan.

Tuduhan terhadap Duane "Keffe D" Davis pada Jumat (29/9) merupakan terobosan yang ditunggu-tunggu dalam kasus yang telah membuat frustrasi para penyelidik dan membuat publik terkejut sejak ikon hip-hop itu ditembak mati 27 tahun lalu.

Wakil Kepala Jaksa Wilayah Marc DiGiacomo mengatakan dewan juri yang mendakwa Davis di Nevada telah menangani kasus ini selama "beberapa bulan".DiGiacomo menggambarkan Davis sebagai "komandan di lapangan" yang "memerintahkan pembunuhan" Shakur.

Tuduhan itu terungkap beberapa jam setelah Davis (60) ditangkap pada Jumat pagi saat berjalan-jalan di dekat rumahnya, menurut DiGiacomo.

Davis telah lama dikenal oleh para penyelidik di Amerika Serikat dan dia sendiri telah mengakui dalam wawancara dan dalam memoarnya yang lengkap pada 2019, Compton Street Legend, bahwa dia berada di dalam Cadillac tempat terjadinya tembakan saat peristiwa terjadi September 1996.

Shakur berusia 25 tahun ketika dia dibunuh.

Pada pertengahan Juli, polisi Las Vegas menggerebek sebuah rumah di Henderson, pinggiran kota Las Vegas yang terkait dengan Davis.

Polisi mencari barang-barang "berkaitan dengan pembunuhan Tupac Shakur", menurut surat perintah penggeledahan.Mereka mengumpulkan beberapa komputer, telepon seluler dan hard drive, majalah Vibe yang menampilkan Shakur, beberapa peluru kaliber40, dua "bak berisi foto" dan salinan memoar Davis.

Hakim Distrik Clark County Jerry Wiese menolak jaminan Davis.

"Seringkali dikatakan bahwa keadilan yang tertunda adalah keadilan yang ditolak," kata Jaksa Wilayah Steve Wolfson setelah sidang dalam komentar singkatnya kepada kantor berita The Associated Press."Dalam kasus ini, keadilan telah tertunda, namun keadilan tidak akan diingkari."

Belum jelas apakah Davis memiliki pengacara yang dapat memberikan komentar atas namanya.Davis belum menanggapi beberapa telepon dan pesan teks dari AP yang meminta komentar atau wawancara selama lebih dari dua bulan sejak penggerebekan rumah tersebut.

Shakur berada di dalam mobil BMW yang dikemudikan oleh pendiri Death Row Records Marion "Suge" Knight dalam konvoi 10 mobil.Mereka sedang menunggu di lampu merah ketika sebuah mobil Cadillac putih berhenti di samping mereka dan tembakan pun terjadi.Shakur ditembak beberapa kali dan meninggal seminggu kemudian pada usia 25 tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

14 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.