Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perlu Kerja Keras, Legislator: Perlindungan Anak di Dunia Digital Harus Jadi Prioritas

📅 Rabu, 27 Sep 2023, 00:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perlu Kerja Keras, Legislator: Perlindungan Anak di Dunia Digital Harus Jadi Prioritas Doc: ANTARA/ HO-Kemen PPPA
Ket. Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi hadir secara virtual dalam acara ASEAN Regional Dialogue on Child Online Protection 2023, Jakarta, Selasa (26/9/2023).

Jakarta - Perlu kerja keras, Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi mengatakan para pemimpin negara dan masyarakat memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan keamanan anak-anak di ranahonline, mengingat saat ini dunia semakin terhubung melalui teknologi digital.

"Perlindungan anak di dunia digital haruslah menjadi prioritas utama," kata Ashabul Kahfi yang hadir secara virtual dalam acara ASEAN Regional Dialogue on Child Online Protection 2023, di Jakarta, Selasa.

Ashabul Kahfi menuturkan bahwa sekitar 60 persen anak-anak yang menggunakan internet terpapar berbagai risiko termasuk perundungan siber, ancaman keamanan, dan terpapar konten yang tidak pantas.

Menurut dia, faktor-faktor seperti meningkatnya penggunaan internet, kurangnya pemahaman anak-anak tentang bahaya di dunia maya dan kurangnya regulasi yang melindungi anak-anak semakin mempengaruhi situasi ini.

"Perlu adanya peningkatan pengawasan konten internet yang tidak pantas bagi anak-anak, peningkatan kesadaran akan berbagai risikonya, dan peningkatan kemampuan penyelidikan kejahatan berbasis internet. Regulasi yang melindungi privasi dan data pribadi anak-anak juga harus diimplementasikan," katanya.

Ashabul Kahfi menekankan perlunya implementasi rencana aksi regional terkait perlindungan anak dari segala bentuk eksploitasi dan pelecehanonlinetahun 2021 - 2025 yang telah disepakati.

Menurutnya, implementasi ini harus menjadi prioritas untuk melindungi generasi masa depan di kawasan ASEAN.

Senada, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga mengatakan pentingnya melindungi masa depan anak-anak di kawasan ASEAN, terutama dari bahaya teknologi yang berkembang semakin pesat saat ini.

"Di masa perubahan yang cepat ini, kita harus memastikan bahwa anak-anak dapat memperoleh manfaat maksimal dari teknologi digital, namun tetap aman dari bahayanya," kata Bintang Puspayoga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

35 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.