Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KBRI Singapura Gelar ASEAN Readiness Pre-Departure

📅 Senin, 25 Sep 2023, 08:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
KBRI Singapura Gelar ASEAN Readiness Pre-Departure Doc: ANTARA/HO-KBRI Singapura
Ket. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Singapura menggelar program ASEAN Readiness Pre-Departure untuk memperkuat kolaborasi dan hubungan antara masyarakat di kedua negara.

JAKARTA - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Singapura menggelar program ASEAN Readiness Pre-Departure untuk memperkuat kolaborasi dan hubungan antara masyarakat di kedua negara.

"Lebih dari tiga ribu mahasiswa kedua negara melakukan mobilitas akademik, dan angka itu akan bertambah setiap tahun," kata Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Singapura IGAK Satrya Wibawa, sebagaimana rilis pers KBRI Singapura, Jakarta, Minggu (24/9).

Program Pre-Departure yang diselenggarakan oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Singapura bersama Ngee Ann Polytechnic Singapore dan Universitas Padjadjaran Bandung di Singapura pada Sabtu 23 September 2023 itu dihadiri oleh 50 mahasiswa dari Ngee Ann Polytechnic.

Program itu ditujukan untuk memberikan gambaran mengenai Indonesia secara umum dan Bandung secara khusus kepada 45 mahasiswa Ngee Ann yang akan melakukan kolaborasi program dengan mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad).

Ke-45 mahasiswa tersebut akan berada di Unpad selama dua pekan, kemudian pada Oktober akan disusul oleh 45 mahasiswa lagi dalam program serupa.

Acara Pre-Departure program itu juga disebutkan sebagai bentuk komitmen Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) RI dan KBRI dalam mendukung kesepakatan yang sudah dijalin antara kedua kepala negara.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Atase Perdagangan KBRI Singapura Billy Anugrah mengatakan bahwa Indonesia dan Singapura sejak awal telah melekat sebagai dua negara bertetangga dalam budaya maupun perdagangan.

"Hingga kini, Singapura adalah investor ASEAN terbesar di Indonesia, dan kelima di Asia," kata dia.

Pada periode Januari-Juni 2023 ia mencatat nilai perdagangan Indonesia dan Singapura sebesar USD14,48 miliar (sekitar Rp222,6 triliun). Neraca perdagangan itu membuat posisi Indonesia dan Singapura penting bagi satu sama lain.

Dalam konteks budaya, Indonesia dan Singapura juga disebutkan memiliki banyak persamaan aspek budaya dalam rumpun Melayu.

Koordinator Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya KBRI Singapura Juviano Ribero Dos Santos menjelaskan bahwa sejarah berdirinya Singapura tidak terpisah dalam konteks Budaya Nusantara.

"Kedua negara memiliki banyak persamaan yang harus kita kedepankan dalam kolaborasi global ini, mulai dari jenis kebaya, makanan, bahkan dalam konteks bahasa," kata Juviano.

Persamaan itu membuat Indonesia dan Singapura memiliki persahabatan yang sangat kuat, kata Juviano lebih lanjut.

"Hanya Indonesia dan Singapura yang memiliki tradisi leader's retreat reguler setiap tahun, di mana kedua kepala negara bertemu dan membicarakan banyak hal dalam relasi dua negara," jelas Juviano menambahkan.

Leader's retreatkedua kepala negara itu, kata dia, juga menghasilkan kesepakatan penting dalam pendidikan seperti kesepakatan meningkatkan mobilitas mahasiswa kedua negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.