Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UEA Terkesan dengan Progres Pembangunan IKN

📅 Jumat, 22 Sep 2023, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
UEA Terkesan dengan Progres Pembangunan IKN Doc: ANTARA/Shofi Ayudiana
Ket. Menteri Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab (UEA) Suhail Al Mazrouei menyampaikan paparannya dalam Forum Bisnis Indonesia-UEA di Jakarta, Kamis (21/9/2023).

JAKARTA - Menteri Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab (UAE) Suhail Al Mazrouei mengatakan bahwa dia terkesan dengan progres pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur dalam satu tahun.

"Apa yang telah dicapai dalam setahun, yaitu kemajuan (pembangunan Tahap 1) sekitar 40 persen, sungguh luar biasa di suatu kawasan yang masih perawan, asri, dan hijau. Dunia akan melihat pengalaman Anda dan merasakan manfaatnya," kata Suhail dalam Forum Bisnis Indonesia-UAE di Jakarta, Kamis (20/9).

Suhail menyatakan bahwa pemerintah dan para pelaku bisnis di negaranya siap mendukung Indonesia untuk mewujudkan impiannya dalam membangun sebuah ibu kota baru yang menerapkan energi hijau dan terbarukan, yang menurutnya akan menjadi percontohan kota hijau.

"Akan ada peluang (investasi) pada berbagai bidang dan ibu kota baru - yang menurut saya sedang diupayakan oleh pemerintah- dan ini akan dipresentasikan kepada komunitas bisnis dan kami ingin perusahaan-perusahaan Emirat ada di sana dan melihat (peluang) investasi-investasi ini," katanya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa dia bersama Menteri Suhail dan delegasi UAE baru saja berkunjung ke IKN Nusantara.

Luhut menyampaikan kepada Suhail bahwa IKN adalah satu-satunya ibu kota di dunia yang dikelilingi hutan.

Luhut mengungkapkan Uni Emirat Arab pada tahun lalu sempat ragu untuk investasi di IKN. Namun, menurut Luhut, pemerintah UAE kini berminat dan menilai bahwa investasi di IKN sangat menjanjikan.

Dalam kesempatan yang sama, Indonesia dan UAE sepakat untuk membentuk satuan tugas untuk mendiskusikan potensi kerja sama investasi kedua negara dalam beberapa sektor.

Ada delapan agenda yang akan menjadi prioritas, yaitu pembangunan kilang; percepatan pengembangan energi terbarukan seperti pembangkit listrik tenaga geothermal, hydropower dan solar panel; dan pembangunan IKN Nusantara.

Bidang kerja sama lainnya adalah pembangunan pelabuhan dan fasilitas perawatan pesawat' kerja sama pertahanan dan satelit; program pengembangan mangrove untuk mengatasi perubahan iklim; kolaborasi hilirisasi mineral kritis; dan kerja sama ketahanan pangan dan energi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.