Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Kolaborasi, Menlu RI Sebut Kanselir Jerman Olaf Scholz segera Kunjungi Indonesia

📅 Kamis, 21 Sep 2023, 00:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kolaborasi, Menlu RI Sebut Kanselir Jerman Olaf Scholz segera Kunjungi Indonesia Doc: ANTARA/HO-Sekretariat Presiden-Muchlis Jr
Ket. Kanselir Jerman Olaf Scholz pada acara pembukaan Paviliun Indonesia di Hannover Messe 2023 yang diselenggarakan di Hall 2 Hannover Fairground, Hannover, Jerman, pada Senin, (17/4/2023).

Jakarta - Perkuat kolaborasi, Kanselir Jerman Olaf Scholz akan mengunjungi Indonesia, kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai bertemu dengan delegasi Jerman di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York, Selasa (19/9).

Retnobelum dapat memastikan kapan lawatan itu akan berlangsung karena kedua pihak masih mempersiapkan kunjungan tersebut.

Namun, Retno menyampaikan persiapan pertemuan kedua pemimpin sudah dimulai, termasuk rencana menggelar pertemuan menteri luar negeri Indonesia dan Jerman dalam format penuh di Jerman pada November 2023.

"Kami masih akan membahas mengenai waktunya kapan, tetapi kami sudah mulai mempersiapkan kunjungan itu sendiri," tutur Retnodalam transkrip resmi Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Rabu.

Presiden Joko Widodo bertemu dengan Kanselir Scholz saat menghadiri pameran Hannover Messe 2023 di Jerman, April lalu.

Kedua pemimpin melakukan pertemuan bilateral dengan membahas kerja sama investasi dan ekonomi, termasuk pembahasan perundingan perjanjian perdagangan Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA).

Jokowi dan Scholz juga membahas implementasi pendanaan Kerja Sama Transisi Energi yang Adil (JETP), yang tak kunjung terealisasi sejak diluncurkan akhir tahun lalu.

JETPadalah komitmen pendanaan dari negara-negara maju G7, yang beranggotakan AS, Jepang, Jerman, Inggris, Prancis, Italia dan Kanada, ditambah Denmark dan Norwegia, untuk mendukung dekarbonisasi Indonesia dalam sektor energi dengan pendanaan 10 miliar dolar AS (Rp152,46 triliun).

Kunjungan Jokowi ke Jerman juga menghasilkanJoint Declaration of Intent in The Feed of Digitalizationantara Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Kementerian Digital dan Transformasi Jerman untuk mendukung pengembangan transformasi digital.

Indonesia juga mengantongi 18 kesepakatan bernilai kurang lebih Rp27,9 triliun di beberapa sektor seperti transisi energi, investasi, inovasistart up.

Ini bakalmenjadi kunjungan keduaScholzke Indonesia setelah bertemu Jokowi saat menghadiri KTT G20 di Bali pada November 2022.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.