Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bangunan Cerdas IKN Penting untuk Efisiensi Sumber Daya

📅 Kamis, 21 Sep 2023, 01:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bangunan Cerdas  IKN Penting untuk  Efisiensi Sumber Daya Doc: istimewa
Ket. IKN Nusantara

JAKARTA - Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita Ibu Kota Nusantara Mohammed Ali Berawi mengatakan akan pentingnya bangunan cerdas sebagai upaya untuk efisiensi sumber daya di kawasan IKN.

"Jadi bangunan cerdas itu memanfaatkan teknologi didalam konstruksi bangunan sehingga bangunan itu bisa memiliki kemampuan untuk mengoperasikan sumber daya lebih efisien dan efektif," kata Ali usai rapat bersama Banggar DPR RI di Jakarta, Selasa, kemarin.

Ali menjelaskan, konsep bangunan cerdas merupakan langkah penting dalam menggabungkan konsep "hijau dan cerdas". Bangunan hijau lebih berfokus pada konsep ramah lingkungan, sementara bangunan cerdas menambahkan elemen teknologi yang memungkinkan pemantauan dan pengelolaan.

Ali mengatakan, bangunan cerdas menggunakan sensor dan kamera untuk efisiensi energi, pemantauan bangunan yang lebih efektif dan efisien, pengelolaan air yang lebih baik, peningkatan sistem keamanan, kenyamanan, dan kesehatan penghuninya.

"Dengan adanya bangunan cerdas, jadi tau airnya akan ditampung ke mana karena terdeteksi oleh teknologi," ujar Ali.

Otorita IKN telah merilis panduan gedung cerdas yang mencakup fitur-fitur minimum yang harus ada dalam berbagai jenis bangunan, baik untuk penggunaan pemerintah maupun swasta. Hal tersebut sesuai dengan visi pembangunan IKN yang ingin menciptakan kawasan pintar dan berkelanjutan.

Otorita IKN juga mengundang investor-investor untuk melakukan joint venture dan kerja sama operasi dengan perusahaan-perusahaan lokal maupun nasional untuk mewujudkan visi bangunan cerdas.

Menurut Ali, joint venture dan kerja sama operasi tersebut bertujuan agar pembangunan tidak hanya mencakup aspek fisik bangunan, tapi juga sistem dan teknologi pendukungnya. "Jadi, sekarang adalah bagaimana kita tidak hanya membangun fisik bangunannya saja, tapi juga soft sistemnya. Ini adalah langkah maju dalam mendukung visi pembangunan berkelanjutan di IKN," kata Ali.

Sebelumnya, Kepala Badan Otorita IKN Bambang Susantono menyebutkan bahwa pengembangan Smart City Nusantara pada 2024 membutuhkan anggaran 446 miliar rupiah. "Intinya adalah kita ingin membuat satu sistem, satu kebijakan yang solid agar transformasi dari Kota Nusantara sebagai smart city di tahun 2024 dimulainya, kita harapkan di sana sudah ada pusat data yang baik," kata Bambang saat Rapat Kerja bersama Badan Anggaran DPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.

Dalam Raker tersebut, Bambang memaparkan usulan anggaran pembangunan senilai 446 miliar rupiah itu diperlukan untuk Sistem Digital Pemerintahan senilai 146 miliar rupiah, Sistem Digital Kehidupan 30 miliar rupiah, Sistem Transportasi dan Mobilitas Cerdas 169 miliar rupiah.

Selain itu, anggaran tersebut juga digunakan untuk Sistem Digital Sumber Daya Manusia dan Industri sebanyak 993 juta rupiah, Sistem Sumber Daya Alam dan Energi sebanyak 118 miliar rupiah, dan Sistem Lingkungan dan Infrastruktur yang Cerdas sebanyak 1 miliar rupiah.

Pembangunan Smart City Nusantara memiliki dampak secara nasional utamanya menurunkan emisi karbon, menyediakan lingkungan yang aman, terjangkau, terhubung,

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.