Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Bisa Diwujudkan, Anggota Wantimpres Sebut Tak Rela Tenaga Honorer Hidup Telantar

📅 Sabtu, 16 Sep 2023, 00:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Bisa Diwujudkan, Anggota Wantimpres Sebut Tak Rela Tenaga Honorer Hidup Telantar Doc: ANTARA/HO-FPPPI
Ket. Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Inspektur Jenderal Polisi Purn. Sidarto Danusubroto (dua kanan) saat meresmikan Kantor Pusat Federasi Pekerja Pelayanan Publik Indonesia (FPPPI) di Jakarta, Kamis (14/9/2023).

Jakarta - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Inspektur Jenderal Polisi Purn.Sidarto Danusubroto menyebut tidak rela ribuan tenaga honorer hidup telantar setelah mengabdi pada bangsa.

Sidarto menyampaikan hal itu dalam sambutannya saat meresmikan Kantor Pusat Federasi Pekerja Pelayanan Publik Indonesia (FPPPI) di Jalan Dwiwarna III Nomor 24, Jakarta Pusat, Kamis (14/9).

"Insyaallah, ya, saya akan berusaha terbaik untuk saudara-saudara semua," kata Sidarto sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis diterima di Jakarta, Jumat.

Sementara itu, Ketua Umum FPPPI Alfonsius Matlyberharapkeberadaan Kantor Pusat FPPPImembawa berkat bagi tenaga honorer di seluruh Indonesia.

"Saya mau apa yang kami lakukan ini membawa keberhasilan bagi orang lain. Mudah-mudahan dengan peresmian Gedung Putih Lembaga FPPPI, perjuangan lembaga ini diperhatikan oleh Pemerintah dan DPR," kata Alfonsius.

Menurut Alfonsius, keberadaan Kantor Pusat FPPPI adalah untuk mendapatkan perhatian yang lebih baik dari pemerintah, serta untuk menampung aspirasi dan perjuangan tenaga honorer di Indonesia.

"Semoga gedung putih ini menjadi sejarah untuk para honorer yang menginginkan perubahan status yang tadinya honorer bisa menjadi PNS. Dengan kata lain, saya menginginkan mereka para honorer yang 160.000 pekerja ini bisa sukses," kata dia.

Lebih lanjutAlfonsius menitipkan masa depan anggota FPPPI kepada Pemerintah melalui Wantimpreskarena tenaga honorer merupakan bagian dari pembangunan Indonesia di berbagai bidang.

"Saya mau titipkan masa depan kami untuk menyampaikan kepada pemerintah saat ini, mengingat beberapa bulan ke depan mungkin pemerintahan yang dipimpin (Presiden) Jokowi sudah berakhir," kata Alfonsius.

FPPPI yang didirikan di Kabupaten Timika pada tanggal 28 Oktober 2018 ini merupakan federasi serikat pekerja tingkat nasional yang bertujuan melindungi hak-hak dasar para pekerja pelayan publik di Indonesia.

FPPPI juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan bagi tenaga honorer dan keluarganya.

Alfonsiusmengatakan bahwa pihaknya bersifat independen, demokratis, dan tidak membedakan anggota berdasar suku, agama, ras, jenis kelamin, maupun aliran politik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.