Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menlu RI Tekankan Pentingnya G77 Jadi Pedoman Moral Multilateralisme

📅 Sabtu, 16 Sep 2023, 15:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menlu RI Tekankan Pentingnya G77 Jadi Pedoman Moral Multilateralisme Doc: ANTARA/Katriana
Ket. Tangkapan layar - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI) Retno Marsudi berbicara dalam arahan media yang digelar Kemlu RI secara daring, pada Sabtu (16/9/2023).

JAKARTA - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi menekankan pentingnya kelompok G77 untuk menjadi pedoman moral multilateralisme.

"G77 harus menjadi moral compass multilateralisme, solidaritas dan kemitraan yang saling menguntungkan," kata Retno dalam pernyataan yang disampaikan saat menghadiri Pertemuan Puncak (KTT) G77 di Havana, Kuba, pada 15-16 September 2023, sebagaimana arahan pers secara daring oleh Kemlu RI pada Sabtu (16/9).

Kehadiran Menlu dalam KTT G77 tersebut adalah untuk mewakili Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Sementara, G77 merupakan kelompok kerja sama negara anggota PBB yang terdiri atas 134 negara berkembang dengan agenda utama memajukan kerja sama pembangunan.

Di dalam KTT G77 tersebut,Retno menekankan pentingnya tiga hal. Pertama adalah tentang pentingnya memperkuat multilateralisme. G77, menurut dia, harus menjadi pedoman moral multilateralisme, solidaritas dan kemitraan yang saling me
nguntungkan.

Kedua, Menlu juga menekankan pentingnya G77 untuk mendorong upaya memperkuat hak pembangunan bagi negara berkembang, termasuk hak untuk membangun industri hilir dan menjadi bagian dari rantai pasok global.

Sains, teknologi, dan inovasi (STI), kata dia, memegang peran sangat penting. Oleh karena itu, G77 harus dapat mendorong akses STI yang lebih kuat untuk negara berkembang.

Masih terkait hal itu, Menlu menekankan hal penting ketiga, yaitu bahwa Indonesia mendorong penguatan kerja sama di bidang STI dan siap untuk berkontribusi, baik melalui NAM Centre for South-South Cooperation maupun kerja sama pembangunan Indonesia.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebutRetno juga menyampaikan presidensi Indonesia di G20 pada 2022 dan keketuaannya di ASEAN tahun ini.

Tugas tersebut, kata dia, tidak mudah untuk dilakukan. Namun, ia bersyukur bahwa Indonesia dapat menjalankan tugas tersebut dengan baik.

Ia juga menyampaikan komitmen Indonesia yang sangat kuat untuk membawa kepentingan negara berkembang dalam dua keketuaan tersebut.

Lebih lanjut, Menlu juga menekankan pentingnya kesatuan dan solidaritas dari kelompok G77 karena dari satu krisis ke krisis lain negara berkembang selalu terkena dampak paling besar.

Ia juga mengatakan bahwa 'spirit Bandung', yang menekankan perlunya antarnegara berkembang untuk terus memperkuat solidaritas, soliditas dan kerja sama, menjadi relevan pada saat ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.