2 Kosmonot Rusia dan 1 Astronot AS Mencapai Stasiun Luar Angkasa
📅 Sabtu, 16 Sep 2023, 08:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/Maxim Shipenkov
BAIKONUR - Dua kosmonot Rusia dan seorang astronot Amerika berlabuh di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada Jumat (15/9) setelah lepas landas. Misi antariksa itu berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan antara Moskow dan Washington mengenai Ukraina.
Jumat pagi, kosmonot Roscosmos Oleg Kononenko dan Nikolai Chub serta astronot NASA Loral O'Hara lepas landas dari kosmodrom Baikonur di Kazakhstan dengan menggunakan pesawat ruang angkasa Soyuz MS-24.
Para kru berlabuh di ISS tiga jam kemudian, kata badan antariksa Rusia.
Di stasiun yang mengorbit, ketiganya akan bergabung dengan tiga orang Rusia, dua orang Amerika, seorang astronot Jepang dan perwakilan Badan Antariksa Eropa.
Peluncuran tersebut terjadi setelah misi ke Bulan pertama Rusia dalam hampir 50 tahun gagal pada bulan lalu.
Sebaiknya Anda baca juga:
ISS adalah tempat langka untuk kerja sama antara Amerika Serikat dan Rusia, yang hubungannya terputus setelah Moskow melancarkan serangannya di Ukraina tahun lalu.
Kononenko menyinggung ketegangan tersebut selama konferensi pers pra-penerbangan pada Kamis. Ia mengatakan bahwa "tidak seperti di Bumi", kosmonot dan astronot saling menjaga satu sama lain di luar angkasa.
"Kami mendengar satu sama lain di sana, dan kami memahami satu sama lain, dan kami sangat sensitif terhadap hubungan kami," katanya."Kami selalu menjaga satu sama lain."
Sebaiknya Anda baca juga:
ISS
O'Hara memuji "warisan" stasiun ruang angkas tersebut dan mengatakan bahwa stasiun tersebut telah menyatukan negara-negara.
"Saya bersemangat untuk naik ke kapal dan melihat kru yang menunggu kami," tambahnya.
Kononenko (59) dan Chub (39) dijadwalkan menghabiskan waktu satu tahun di ISS. Sementara O'Hara (40) menghabiskan waktu enam bulan di luar angkasa. Itu adalah misi luar angkasa pertama bagi O'Hara dan Chub.
Chub mengatakan bahwa bepergian ke luar angkasa adalah "impian masa kecilnya" dan dia telah mendedikasikan "seluruh hidupnya" untuk mencapai tujuan tersebut.
Ketiganya menggantikan Dmitry Petelin dan Sergey Prokopyev dari Rusia, serta astronot NASA Frank Rubio, yang telah menghabiskan satu tahun di ISS.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!