Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Putra Presiden AS Didakwa atas Tuduhan Kepemilikan Senjata

📅 Jumat, 15 Sep 2023, 09:22 WIB | Oleh: Tim Penulis

Namun tokoh Demokrat terkemuka, Keisha Lance Bottoms, mantan Wali Kota Atlanta dan mantan penasihat senior Joe Biden, mempertanyakan mengapa Hunter dituntut.

"Adakah yang bisa memberi tahu saya berapa banyak orang yang telah didakwa oleh pemerintah federal karena membeli senjata saat menangani masalah penyalahgunaan narkoba?" Kata Bottoms di X (Twitter).

"Saya tidak tahu jawabannya, tapi selama lebih dari 29 tahun saya menjadi pengacara, saya belum pernah mendengarnya."

Tuduhan kepemilikan senjata diajukan oleh penasihat khusus Departemen Kehakiman David Weiss, yang telah menyelidiki Hunter Biden sejak 2018 atas berbagai tuduhan, sebagian besar terkait dengan kesepakatan bisnisnya di luar negeri.

Dua bulan lalu, kesepakatan pembelaan antara Biden dan Weiss, yang mencakup tuduhan kepemilikan senjata serta dugaan pelanggaran pajak, gagal.

Hunter Biden setuju untuk mengaku bersalah di pengadilan federal di Delaware atas dua tuduhan pajak ringan.Sebagai imbalannya, dia ditawari masa percobaan, karena dia telah membayar utangnya kepada pemerintah beserta denda.

Weiss setuju untuk menangguhkan dakwaan kejahatan senjata jika Hunter Biden menyelesaikan "pengalihan praperadilan", yang sering kali melibatkan konseling atau rehabilitasi.

Namun dalam sidang dramatis pada tanggal 26 Juli, kesepakatan tersebut gagal mengenai apakah Biden kebal dari tuduhan lain yang juga diselidiki oleh Weiss, termasuk kemungkinan kejahatan terkait dengan urusan bisnisnya di Ukraina, Tiongkok, dan negara lain.

Hakim menyebutkan kemungkinan Biden dapat didakwa bertindak sebagai pelobi pemerintah asing tanpa mendaftar ke Departemen Kehakiman.

Tiga minggu kemudian, setelah kesepakatan itu gagal, Weiss membatalkan tuntutan pajak dan mengatakan dakwaan atas tuduhan kepemilikan senjata akan dilakukan pada akhir September.

Ketika persaingan pemilu 2024 semakin dekat, Partai Republik di Dewan Perwakilan Rakyat pada hari Selasa secara resmi membuka penyelidikan pemakzulan terhadap Presiden Biden.

Mereka menuduh, tanpa memberikan bukti kuat, bahwa ketika menjabat sebagai wakil presiden pada tahun 2015-2016, Biden melakukan intervensi untuk melindungi perusahaan energi Ukraina yang diduga korup, Burisma, di mana Hunter Biden menjabat sebagai dewan direksi.

Partai Republik menuduh Joe Biden dan keluarganya meraup banyak uang karena membantu Burisma.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Lumpuh Total, Listrik di Se...

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam,  Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam, Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.