Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DPRD DKI harap JPM Dukuh Atas tarik warga pakai transportasi umum

📅 Kamis, 14 Sep 2023, 23:56 WIB | Oleh:
DPRD DKI harap JPM Dukuh Atas tarik warga pakai transportasi umum Doc: ANTARA/HO-DPRD DKI Jakarta
Ket. Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Prasetyo Edi mendatangi Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Dukuh Atas di Jalan Galunggung, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (14/9/2023).

Jakarta - Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi berharap Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Dukuh Atas di Jakarta Selatan mampu menarik warga pakai transportasi umum.

"Saya harap JPM Dukuh Atas mampu menggugah kebiasaan warga DKI Jakarta untuk menggunakan moda transportasi massal," kata Edi di Jakarta, Kamis.

Edi menuturkan fasilitas yang disediakan jembatan ini terbilang bagus dan nyaman sehingga bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk pelanggan transportasi umum.

Terlebih, JPM sepanjang 230 meter ini mengintegrasikan lima moda trasportasi sekaligus, yakni Kereta LRT Jabodebek, Kereta Commuter Line (KRL), Kereta MRT Jakarta, Kereta Bandara, dan Bus TransJakarta.

Sementara, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menuturkan Jakarta memang sudah selayaknya mengintegrasikan seluruh moda transportasi untuk mempermudah mobilitas.

Terlebih, jembatan dengan desain modern ini tentu mampu menjadi daya tarik masyarakat pengguna kendaraan pribadi agar mau berpindah menggunakan transportasi umum.

"Yang namanya koneksivitas antar moda itu harus dilakukan. Buatlah kemudahan masyarakat dari rumah sampai kantor, dari rumah sampai rumah eyangnya dengan satu aplikasi," terang Sumadi.

Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono berpesan kepada PT MRT yang ditunjuk sebagai pengelola JPM Dukuh Atas agar selalu menjaga kebersihan sehingga para pengguna merasa nyaman.

"Saya pesan untuk menjaga aset ini, karena ini aset kita semua, dan kedua adalah dijaga kebersihannya," ucap Heru.

Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat menjelaskan, JPM Dukuh Atas yang memiliki luas lahan 2.350 meter dengan panjang 230 meter ini dibangun berdasarkan instruksi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada 7 Januari 2021 lalu dan tidak menggunakan anggaran Negara ataupun Daerah.

"Pembangunan jembatan ini tidak menggunakan APBD atau APBN. Tetapi kami melakukan pembiayaan kreatif (creative financing), menjalin kerjasama dengan swasta," ujar Tuhiyat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Daerah
Kejati Sumbar Bantah Telah ...
Nasional
Polda Metro Jaya Minta Imig...

Andoni Iraola Bertekad Bangun Liverpool

1.5 jam yang lalu | Sriyono

Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.