Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dolar Naik Tipis Setelah Inflasi AS Meningkat

📅 Kamis, 14 Sep 2023, 08:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dolar Naik Tipis Setelah Inflasi AS Meningkat Doc: antara
Ket. Lembaran uang dolar AS.

NEW YORK - Dolar AS naik tipis terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (13/9) atau Kamis pagi WIB, setelah laporan indeks harga konsumen (IHK) sedikit lebih tinggi dari perkiraan untuk Agustus, tetapi tidak banyak mengubah ekspektasi pasar terhadap jalur kenaikan suku bunga dari Federal Reserve.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,06 persen menjadi 104,7727 pada akhir perdagangan.

Biro Statistik Tenaga Kerja AS merilis laporan IHK terbaru pada Rabu (13/9). Inflasi utama AS meningkat sebesar 0,6 persen pada Agustus dibandingkan bulan lalu sesuai antisipasi pasar. IHK inti yang tidak termasuk harga minyak dan pangan yang mudah berubah naik sebesar 0,3 persen, lebih tinggi dari perkiraan dan sebesar 0,2 persen pada Juli.

Laporan tersebut menunjukkan inflasi umum tumbuh 3,7 persen pada Agustus dibandingkan tahun lalu, meningkat dari kenaikan 3,2 persen pada Juli. Meningkatnya harga energi memicu kenaikan tersebut, sementara tekanan harga yang mendasarinya sebagian besar tidak terlalu besar.

Saham-saham AS menguat dan imbal hasil obligasi pemerintah AS terombang-ambing dalam kisaran yang ketat pada Rabu (12/9) setelah data IHK dirilis.

"Ini adalah laporan inflasi yang rumit, mengingat kenaikan harga gagal mereda sehingga bank sentral dapat meninggalkan sikap hawkish-nya," kata Ed Moya, analis pasar senior di OANDA Corp.

"Kenaikan IHK hari ini dapat sedikit meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada November dan berpotensi menunda waktu penurunan suku bunga hingga memasuki tahun 2024," kata Joe Tuckey, kepala analisis valas di Argentex Group.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS berada dalam kisaran yang ketat setelah laporan IHK.

Pada akhir perdagangan New York, euro tidak berubah pada 1,0732 dolar AS, dan pound Inggris naik menjadi 1,2486 dolar AS dari 1,2485 dolar AS.

Dolar AS dibeli 147,4540 yen Jepang, lebih tinggi dari 147,1020 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS meningkat menjadi 0,8934 franc Swiss dari 0,8912 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3564 dolar Kanada dari 1,3556 dolar Kanada. Dolar AS meningkat menjadi 11,1379 krona Swedia dari 11,1007 krona Swedia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.