Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

24 Juta Orang Lagi Berisiko Kelaparan

📅 Rabu, 13 Sep 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
24 Juta Orang Lagi Berisiko Kelaparan Doc: Sumber: BPS - kj/ones

JAKARTA - Badan PBB yang menangani Program Pangan Dunia (WFP), pada Selasa (12/9), mengatakan pendanaannya menyusut sehingga memaksa mereka memangkas jatah makan secara drastis di berbagai wilayah operasi. Lembaga tersebut juga memperingatkan bahwa 24 juta orang lagi berisiko terdesak masuk ke ambang kelaparan.

WFP mengaku kesulitan memenuhi bantuan kebutuhan pangan global yang terus meningkat, di tengah lembaga itu berhadapan dengan kekurangan dana lebih dari 60 persen tahun ini atau yang tertinggi dalam sejarah badan itu.

"Untuk pertama kalinya, WFP melihat kontribusinya menurun, sementara kebutuhan terus meningkat," sebut WFP seperti dikutip dari VOA Indonesia.

Kondisi tersebut bisa menimbulkan konsekuensi yang mengerikan, karena para ahli WFP memperkirakan bahwa untuk setiap satu persen pengurangan bantuan pangan, lebih dari 400.000 orang berisiko jatuh ke dalam tingkat kelaparan darurat.

Mengingat pengurangan drastis yang terpaksa dilakukan, WFP memperingatkan dalam pernyataannya bahwa 24 juta orang lagi bisa mengalami kelaparan darurat dalam 12 bulan ke depan atau meningkat 50 persen dari jumlah yang ada saat ini.

Ketua WFP, Cindy McCain, mengatakan pendanaan yang lebih besar sangat penting.

"Jika kita tidak menerima dukungan yang diperlukan untuk mencegah bencana lebih lanjut, dunia pasti akan menyaksikan lebih banyak konflik, lebih banyak kerusuhan, dan lebih banyak kelaparan," katanya.

"Entah kita mengipasi api ketidakstabilan global atau kita bekerja cepat untuk memadamkan api."

WFP juga memperkirakan bahwa 345 juta orang di seluruh dunia menghadapi kerawanan pangan akut, yang berada pada tingkat tiga atau lebih tinggi dalam klasifikasi kerawanan pangan berskala lima PBB, yang dikenal sebagai Integrated Food Security Phase Classification (IPC).

Sebanyak 40 juta dari mereka saat ini dianggap berada pada tingkat kelaparan darurat, atau IPC level 4, yang berarti mereka terpaksa mengambil tindakan putus asa untuk bertahan hidup dan berisiko meninggal karena kekurangan gizi.

"Bantuan pangan WFP adalah penyelamat yang penting, sering kali menjadi satu-satunya hal yang menjauhkan mereka dari kelaparan," katanya.

Badan tersebut mengatakan bahwa mereka terpaksa melakukan pengurangan besar-besaran di hampir separuh operasinya, termasuk di titik-titik rawan, seperti Afghanistan, Bangladesh, Haiti, dan Suriah.

Di Afghanistan, di mana separuh penduduknya sangat rawan pangan, WFP misalnya pada bulan Mei, terpaksa mengurangi bantuannya sebesar 66 persen, yang berarti sekitar delapan juta orang yang membutuhkan tidak lagi menerima bantuan pangan.

Pada Juli, 45 persen penerima bantuan di Suriah dan seperempat penerima bantuan WFP di Haiti tidak lagi menerima bantuan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.