Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Usung Komitmen Stabilitas dan Perdamaian di KTT G20

📅 Sabtu, 09 Sep 2023, 11:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia Usung Komitmen Stabilitas dan Perdamaian di KTT G20 Doc: Setkab/Media Center KTT ASEAN 2023/Aditya Pradana
Ket. Presiden RI Joko Widodo menyampaikan pidato dalam Penutupan KTT ke-43 ASEAN 2023 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Kamis (7/9/2023).

JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mendampingi Presiden RI Joko Widodo membawa misi stabilitas dan perdamaian yang siap disampaikan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang berlangsung di India pada 9-10 September 2023.

"Saya mendampingi Bapak Presiden ke India untuk menghadiri KTT G20 yang berlangsung pada Sabtu dan Minggu ini. Seperti yang dikatakan Bapak Presiden, Indonesia mengusung komitmen stabilitas dan perdamaian untuk disuarakan dalam KTT G20 di India," kata Mendag melalui keterangan tertulis diterima di Jakarta, Sabtu (9/9).

India menjadi tuan rumah pertemuan puncak, atau KTT G20. KTT yang berlangsung dua hari tersebut menghadirkan sejumlah pemimpin negara berpengaruh.

Mendag mengatakan, ia sebelumnya telah pergi ke India untuk menghadiri pertemuan G20 tingkat menteri perdagangan dan investasi. Acara tersebut bertajuk Trade and Investment Ministerial Meeting (TIMM) G20 dan digelar di Jaipur, India pada 24-25 Agustus 2023.

Dalam pertemuan tersebut, sebagian besar kesepakatan di bidang perdagangan telah diselesaikan. Diharapkan dapat segera memberikan hasil yang bermanfaat bagi Indonesia.

"Sebagian besar kesepakatan di bidang perdagangan sudah diselesaikan untuk dapat berkontribusi memberikan hasil yang bermanfaat. Hari ini, saya diminta menemani Bapak Presiden untuk sekali lagi ke India dalam KTT G20," kata Mendag.

G20 merupakan forum utama kerja sama ekonomi internasional yang beranggotakan negara-negara dengan perekonomian besar di dunia.

Anggota G20 adalah Australia, Argentina, Brasil, Kanada, Tiongkok, Uni Eropa, Jerman, Prancis, India, Indonesia, Meksiko, Jepang, Italia, Arab Saudi, Rusia, Afrika Selatan, Korea Selatan, Turki, Inggris dan Amerika Serikat.

Di bawah kepemimpinan India, G20 fokus pada pembahasan soal reformasi arsitektur utang internasional, peraturan mengenai mata uang kripto, serta dampak ketidakpastian geopolitik terhadap ketahanan pangan dan energi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.