Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berita Gembira, Australia Umumkan Kontribusi untuk Ketahanan Pangan Asean

📅 Jumat, 08 Sep 2023, 00:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Gembira, Australia Umumkan Kontribusi untuk Ketahanan Pangan Asean Doc: ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden
Ket. Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan PM Australia Anthony Albanese di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (7/9/2023).

Jakarta - Berita gembira, Australia umumkan bantuan dana sebesar satu juta dolar Australia (sekitar Rp9,7 miliar) untuk Program Regional Inovasi Pangan Asean-CGIAR yang akan meningkatkan penelitian dan inovasi untuk ketahanan pangan.

"Kami berusaha untuk mempertahankan dan mendukung Asean sebagai epicentrum pertumbuhan global dan untuk meningkatkan upaya bersama antara Asean dan Australia dalam menjaga keamanan pangan saat terjadi gangguan," menurut pernyataan bersama Asean dan Australia dalam KTT ke-3 Asean-Australia di Jakarta, Kamis.

KTT ke-3 Asean-Australia digelar dalam rangkaian KTT Ke-43 Asean pada 4-7 September 2023. Indonesia mengangkat tema Keketuaan Asean 2023 yaitu "Asean Matters Epicentrum of Growth".

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Pernyataan Bersama Pimpinan Asean-Australia tentang Penguatan Keamanan Pangan dan Gizi dalam Respon Krisis (Asean-Australia Joint Leaders' Statement on Strengthening Food Security and Nutrition in Response to Crises).

Australia juga mengumumkan penambahan dana sebesar satu juta dolar Australia (sekitar Rp9,7 miliar) untuk memperluas Beasiswa Meryl Williams untuk membangun kapasitas perempuan, termasuk di Asean, dalam ilmu pertanian untuk meningkatkan ketahanan pangan.

Mereka juga berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama Asean-Australia untuk memastikan ketahanan jangka panjang dan keberlanjutan sistem pertanian pangan.

Lebih lanjut, mereka juga mengakui keragaman praktik produksi pertanian dan kondisi lingkungan, termasuk dengan memperkuat ketahanan terhadap perubahan iklim dan bencana alam yang semakin sering terjadi.

"Kami mengakui kerawanan pangan global antara lain disebabkan oleh meningkatnya ketegangan dan konflik geopolitik, dampak pandemic COVID-19, ancaman perubahan iklim, serta semakin sering terjadinya bencana yang disebabkan bencana alam," lanjut pernyataan tersebut.

CGIAR adalah Konsorsium Pusat Penelitian Pertanian Internasional yaitu kemitraan global yang menyatukan organisasi internasional yang bergerak dalam penelitian mengenai ketahanan pangan.

Penelitian CGIAR bertujuan untuk mengurangi kemiskinan di pedesaan, meningkatkan ketahanan pangan, meningkatkan kesehatan dan gizi manusia, serta pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Janice/Chong Singkirkan Ung...
Ekonomi
Sentimen The Fed Masih Domi...
Megapolitan
BMKG: Sebagian Jakarta Baka...
Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.