Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Apa Bahasa Tertua di Dunia?

📅 Jumat, 08 Sep 2023, 06:10 WIB | Oleh:
Apa Bahasa Tertua di Dunia? Doc: AFP/ JOHN MACDOUGALL

Perdebatan berkecamuk mengenai bahasa apa yang paling awal diantara bahasa lain. Para ahli bahasa berpendapat bahwa sebutan bahasa tertua memiliki catatan tertulis yang sudah mapan sekaligus menjadi bukti.

Para ilmuwan memperkirakan ada sebanyak 7.100 bahasa yang digunakan saat ini. Hampir 40 persen dari mereka dianggap terancam punah, artinya jumlah penuturnya semakin berkurang dan berisiko punah. Penutur bahasa ini bahkan hanya kurang dari 1.000 orang.

Saat ini separuh populasi dunia menggunakan salah satu dari hanya 23 bahasa. Di masa lalu, bahasa-bahasa ini dan bahasa-bahasa yang telah punah, digunakan untuk menjalin interaksi manusia selama ribuan tahun.

Tugas dalam menentukan bahasa tertua di dunia lebih dari sekadar keingintahuan linguistik. Misalnya, untuk menguraikan prasasti tablet tanah liat atau menelusuri evolusi bahasa yang hidup, para ahli bahasa harus bergulat dengan pertanyaan-pertanyaan yang melampaui bahasa. Dengan melakukan hal tersebut, penelitian mereka mengungkap beberapa rahasia peradaban kuno dan bahkan memicu perdebatan yang memadukan sains dan budaya.

"Bahasa kuno, sama seperti bahasa masa kini, sangat penting untuk memahami masa lalu. Sejarah migrasi dan kontak manusia dapat kita telusuri melalui bahasa. Dan dalam beberapa kasus, informasi bahasa adalah satu-satunya sumber informasi terpercaya tentang masa lalu," kata Claire Bowern, profesor linguistik di Universitas Yale. "Kata-kata yang dapat kita telusuri dari waktu ke waktu memberi kita gambaran tentang budaya masyarakat masa lalu," tutur dia seperti dikutip dari lamanLive Science.

Bahasa hadir dalam berbagai bentuk seperti ucapan, gerak tubuh, dan tulisan. Namun tidak semuanya meninggalkan bukti yang meyakinkan. Oleh karenanya para ahli menggunakan pendekatan berbeda untuk menentukan usia suatu bahasa.

"Menelusuri bahasa tertua adalah tugas yang rumit," kata Danny Hieber, ahli bahasa yang mempelajari bahasa-bahasa yang terancam punah.

Salah satu cara untuk mengidentifikasi asal usul suatu bahasa adalah dengan menemukan titik di mana satu bahasa dengan dialek berbeda menjadi dua bahasa yang berbeda, sehingga orang yang menggunakan dialek tersebut tidak dapat lagi memahami satu sama lain.

"Misalnya, seberapa jauh sejarah yang perlu Anda tempuh agar penutur bahasa Inggris bisa memahami penutur bahasa Jerman?" kata Hieber.

Titik waktu tersebut, menurut Hieber, akan menandai asal usul bahasa Inggris dan Jerman sebagai bahasa yang berbeda, yang merupakan cabang dari bahasa proto-Jerman yang sama.

Alternatifnya, jika berasumsi bahwa sebagian besar bahasa dapat ditelusuri kembali ke bahasa manusia yang asli dan universal, maka semua bahasa memiliki usia yang sama. "Anda tahu bahwa orang tua Anda berbicara suatu bahasa, dan orang tua mereka berbicara suatu bahasa, dan seterusnya. Jadi secara intuitif, Anda membayangkan bahwa semua bahasa lahir dari satu asal usul," papar Hieber.

Namun mustahil membuktikan keberadaan proto bahasa manusia yang merupakan nenek moyang setiap bahasa di dunia. Oleh karena itu, beberapa ahli bahasa berpendapat bahwa sebutan "bahasa tertua" harus dimiliki oleh bahasa yang catatan tertulisnya sudah mapan.

Masih Diperdebatkan

Banyak contoh tulisan paling awal yang terdokumentasi berasal dari bahasa yang menggunakan aksara paku, yang menampilkan karakter berbentuk baji yang dicetak pada tablet tanah liat. Di antara bahasa-bahasa tersebut adalah Sumeria dan Akkadia, keduanya berasal dari setidaknya 4.600 tahun yang lalu. Para arkeolog juga menemukan hieroglif Mesir yang diukir di makam Firaun Seth-Peribsen yang berasal dari periode sejarah yang sama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Ribuan Warga Padati CFD PLN...
Luar Negeri
Bukan Bersisik, Fosil Dinos...
Nasional
Hadapi El Nino, BMKG Ajak M...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
    Untuk Membuka blokir BTN Mobile Banking (Balé by ...
    Untuk Membuka blokir BTN Mobile Banking (Balé by ...
  • Bukan Sekadar Pesta Budaya, Festival Tabut 2026 Ditarget Dongkrak Kas Daerah
    Preview komentar:
  • 5 Pengelola Wisata Pantai di Tulungagung Stop Tarik Retribusi, Ada Apa Ya?
    Preview komentar:
Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0

Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0

21 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.