Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PLTU Batu Bara dan Kendaraan Bermotor Penyebab Polusi Tinggi di Jakarta

📅 Rabu, 06 Sep 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Dibuka ke Publik

Pengkampanye iklim dan energi Greenpeace, Bondan Andriyanu, mendesak pemerintah untuk membuka ke publik industri pemicu emisi.

"Seharusnya dibuka ke publik, karena pelaku industri sudah diwajibkan untuk memasang CEMS (continuous emissions monitoring system) yang datanya masuk ke server KLHK, tinggal dibuka saja," katanya.

Untuk menanggulangi emisi, di mengatakan langkah-langkah yang harusnya diambil adalah meminta Presiden dan KLHK mencabut kasasi dalam gugatan warga negara mengenai polusi udara yang sudah dimenangkan sejak 2021.

"Tinggal melaksanakan perintah hakim dalam putusan yang sudah lengkap dan juga melekat kepada Jawa Barat dan Banten bukan hanya Jakarta. Karena ada polusi udara lintas batas," tegasnya.

Lebih lanjut, dia meminta pembuatan baseline data sumber pencemar udara secara berkala, bukan hanya Jakarta, tapi juga Jawa Barat dan Banten.

Bondan juga meminta agar menambah alat pantau udara yang representatif yang akan memberikan early warning system (sistem peringatan dini) ketika polusi udara sedang tidak sehat. Dengan adanya peringatan dini maka masyarakat untuk melindungi dirinya agar tidak terpapar oleh polusi udara.

"Jadikan angka korban dan kerugian ekonomi akibat polusi udara menjadi dasar pengambilan kebijakan untuk membuat kebijakan yang benar-benar bisa mengendalikan sumber pencemaran udara salah satunya adalah penggunaan bahan bakar fosil termasuk untuk keperluan industri," tegasnya.

Sementara itu, Dosen Departemen Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, Arry Febrianto, mengatakan, kebijakan WFH dan wacana pengadaan kendaraan listrik itu langkah baik, namun tetap perlu dilihat faktor-faktor lain yang turut mempengaruhi kualitas udara Ibu Kota.

"Penggunaan batu bara yang menghasilkan emisi tinggi sebagai sumber bahan bakar pembangkit listrik itu sumber utama polusi di Jakarta," tutur Arry.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Nasional
PT Pertamina Hulu Indonesia...
Nasional
KRI Nala evakuasi korban ke...
Daerah
BNPB: Tanggul Jebol Picu Ba...

Lorong Bendera Merah Putih di Tasikmalaya

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Lorong Bendera Merah Putih ...

Pelatihan pembuatan roti dan kue di Jakarta

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pelatihan pembuatan roti da...
Daerah
Gunung Lewotobi Laki-Laki A...
Rona
Pemusatan latihan Gita Baha...

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.