Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perusahaan Norwegia Resmikan Tenaga Angin Lepas Pantai Terapung Terbesar di Dunia

📅 Minggu, 03 Sep 2023, 12:10 WIB | Oleh:
Perusahaan Norwegia Resmikan Tenaga Angin Lepas Pantai Terapung Terbesar di Dunia Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi

Perusahaan energi asal Norwegia, Equinor Norwegia meresmikan Hywind Tampen, pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai terapung terbesar di dunia pada pekan lalu. Hywind Tampen juga akan menjadi pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai pertama di dunia yang memasok listrik ke ladang-ladang minyak dan gas, sehingga mengurangi emisi karbondioksida (CO2).

Pembangunan Hywind Tampen diperkirakan menelan biaya mencapai 7,4 miliar Krone atau sekitar 638 juta Euro. Hywind Tampen yang memiliki kapasitas 88 megawatt (MW) diharapkan dapat mengurangi emisi sebesar 200 ribu ton per tahun dari produsen-produsen minyak dan gas utama di Laut Utara. Adapun jumlah tersebut merupakan 0,4 persen dari total emisi CO2 Norwegia pada tahun 2022.

"Kami memiliki ambisi yang jelas di Norwegia sehubungan dengan emisi CO2, untuk menguranginya (sebesar) 50 persen (pada tahun 2030). Untuk melakukan itu, kami membutuhkan tenaga listrik. Ini juga tentang membangun industri baru yang akan menjadi penting untuk menciptakan lebih banyak tenaga listrik di Norwegia," kata Kepala Eksplorasi dan Produksi Equinor di Norwegia, dikutip dari Reuters, Senin (28/8).

Hywind Tampen mulai memproduksi listrik pada kuartal ketiga tahun 2022, tetapi sekarang telah beroperasi penuh. Diharapkan dapat memenuhi sekitar 35 persem dari kebutuhan listrik tahunan di lima anjungan, Snorre A dan B serta Gullfaks A, B dan C.

Ladang angin ini terletak sekitar 140 kilometer dari pantai, dengan kedalaman air antara 260 dan 300 meter. Ladang angin ini terdiri dari 11 turbin angin berdasarkan konsep Hywind terapung, yang dikembangkan oleh Equinor. Turbin-turbin tersebut dipasang pada struktur beton terapung dengan sistem penahan yang sama.

Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Stoere menyebut peresmian Hywind Tampen merupakan hari bersejarah. Menurutnya, inisiatif tersebut akan membantu Norwegia mengurangi CO2 dan menghentikan minyak dan gas secara tiba-tiba bukanlah solusi dalam transisi energi.

"Dunia akan terus membutuhkan gas dan minyak dalam fase transisi ini. Ini bukan penghentian dari satu hari ke hari lainnya. Jadi kita harus meminimalkan jejak karbon," ujar dia.

Kepala Bisnis Energi Terbarukan Equinor di Norwegia, Siri Kindem mengatakan, perusahaannya akan menggunakan pengalaman dan pembelajaran dari proyek ini untuk menjadi lebih baik lagi.

"Kami akan membangun yang lebih besar, mengurangi biaya dan membangun industri baru di atas pundak industri minyak dan gas," ucapnya.

Hywind Tampen adalah ladang angin lepas pantai pertama di Norwegia, yang menunjukkan peluang untuk produksi listrik terbarukan di landas kontinen Norwegia, demikian menurut perusahaan tersebut.

Meskipun biaya proyek ini lebih tinggi dari yang direncanakan yakni 5,2 miliar Krone menjadi 7,4 miliar Krone. Namun, Equinor menilai proyek ini lebih hemat dibandingkan pembangkit listrik tenaga angin terapung Hywind Skotlandia yang merupakan pembangkit listrik tenaga angin terapung pertama di dunia. Kenaikan biaya itu disebabkan oleh penundaan bahan baku, masalah kualitas, inflasi, serta efek mata uang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.