Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penggemar Satwa Wajib Mengetahui Ini, Dokter Hewan Berikan Tips Jaga Kesehatan Peliharaan di Tengah Polusi

📅 Sabtu, 02 Sep 2023, 00:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penggemar Satwa Wajib Mengetahui Ini, Dokter Hewan Berikan Tips Jaga Kesehatan Peliharaan di Tengah Polusi Doc: ANTARA/Livia Kristianti
Ket. Dokter hewan Rio Aditya.

Jakarta - Penggemar satwa wajib mengetahui ini. Dokter Hewan lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) drh.Rio Aditya Setiawan memberikan beberapa tips untuk para pemilik hewan peliharaan di tengah kondisi polusi udara yang akhir-akhir ini buruk di Indonesia khususnya di kawasan Ibu Kota Jakarta.

Rekomendasi yang diberikan ialah pemilik tetap disarankan untuk menjaga rutinitas peliharaan kesayangannya dengan menyesuaikan kondisi fisiologis mengingat hewan memiliki kebutuhan berbeda antara yang bertubuh besar dan bertubuh kecil.

"Untuk hewan peliharaan berukuran besar seperti anjinggerman shepherd, golden,dan sejenisnya saya sarankan untuk tetap diajak berolahraga. Karena itu kebutuhan dari perilaku alami mereka," kataRio di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Jumat.

Meski polusi juga nantinya bisa berdampak pada kesehatan hewan peliharaan,namun, pemenuhan untuk menjaga kondisi fisik lewat olahraga di luar ruangan tetap lebih penting karena membawa lebih banyak manfaat seperti menjaga massa otot hingga menjaga metabolisme pencernaan.

Rio menyarankan pemilik hewan peliharaan berbobot besar, lebih dari 25 kilogram, untuk mengajak hewanberolahraga di luar ruangan selama 20 hingga maksimal 30 menit setiap hari untuk hasil lebih optimal.

Apabila kekhawatiran pemilik hewan peliharaan terkait dengan kualitas udara sehat, Rio mengatakan pemilik hewan bisa memasang perangkatair purifier(pemurni udara) sebagai pelengkap saat berada di dalam rumah.

Untuk hewan bertubuh kecil seperti kucing hingga anjing pomeranian, pudel dan sejenisnya disarankan tetap berada di dalam rumah dengan kondisi pemurni udara tetap dinyalakan.

"Kenapa dibantuair purifier,agar bisa memastikan udara lebih bersih tidak hanya berdampak baik bagi manusianya tapi juga hewan kesayangannya," ujar Rio.

Aktivitas untuk hewan peliharaan bertubuh kecil seperti berjalan atau berlari ringan di dalam rumah juga tetap harus dilakukan untuk memastikan hewan peliharaan tetap dalam kondisi bugar.

Sebelumnya, kondisi udara di Indonesia terbilang buruk dalam beberapa waktu terakhir khususnya di kawasan Ibu Kota Jakarta serta kota-kota penyangganya.

Pada Jumat (1/9) pagi, terpantau kualitas udara Jakarta menduduki posisi ketiga sebagai kota dengan udara terburuk di dunia berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir dengan indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta berada di angka 153.

Konsentrasi polutan tertinggi dalam udara DKI Jakarta hari ini PM 2.5, dengan nilai konsentrasi 58,5 mikrogram per meter kubik. Konsentrasi polutan tersebut 11,7 kali lebih besar dari nilai panduan kualitas udara tahunan World Health Organization (WHO).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.