Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Berikan Izin untuk Fakultas Kedokteran President University

📅 Kamis, 31 Agu 2023, 16:25 WIB | Oleh:
Pemerintah Berikan Izin untuk Fakultas Kedokteran President University Doc: Istimewa
Ket. Jumpa pers terkait President University meresmikan Fakultas Kedokteran.

JAKARTA - President University (Presuniv) menerima SK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) tentang pemberian izin untuk mendirikan Fakultas Kedokteran.

Founder Presuniv dan Chairman Jababeka,SD Darmono mengaku bersyukur dengan terbitnya izin tersebut. Memiliki Fakultas Kedokteran adalah salah satu bagian dari visi besarnya ketika mendirikan Presuniv. Persiapan untuk mendirikan Fakultas Kedokteran sudah dilakukan sejak lama, dan terwujud ketika moratorium pendidikan kedokteran dicabut oleh pemerintah pada tahun 2022.

"Kami berterima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan izin kepada Presuniv untuk menyelenggarakan pendidikan kedokteran," katanya dalam konferensi pers yang diselenggarakan di President Lounge, Menara Batavia, Jakarta, Kamis (31/8).

Dengan terbitnya izin tersebut, tambahnya, Presuniv bisa ikut berkontribusi mewujudkan cita-cita Indonesia Emas pada tahun 2045 melalui bidang kesehatan. Kesehatan merupakan isu krusial dalam meningkatkan produktivitas pekerja baik pada saat ini maupun di masa mendatang. Dan, salah satu isu utama dalam bidang kesehatan adalah ketersediaan tenaga dokter.

Darmono mengatakan dengan hehadiran Fakultas Kedokteran, Presuniv, diharapkan bisa ikut memberikan kontribusi untuk mengatasi kurangnya jumlah tenaga dokter di Indonesia. Selain jumlah, masalah lain pada saat ini adalah distribusi dokter di Indonesia yang masih timpang. Di beberapa kota di Indonesia jumlah dokter berlimpah, tetapi di sisi lain masih banyak daerah yang sangat kekurangan tenaga dokter.

"Fakultas Kedokteran, Presuniv, juga akan fokus pada upaya pencegahan dan promotif terhadap aspek kesehatan dan keselamatan kerja. Selain itu, Fakultas Kedokteran, Presuniv, tak hanya akan menjalankan fungsi pendidikan, tetapi juga ingin kehadirannya memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Hal ini akan dilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masvarakat dan penelitian," katanya.

Seperti yang diketahui SK tersebut disampaikan langsung Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL.DIKTI) Wilayah IV Jawa Barat-Banten, M Samsuri kepada Rektor Presuniv Chairy, disaksikan Ketua Yayasan Pendidikan Universitas Presiden Budi Susilo Soepandji dan Dekan Fakultas Kedokteran Budi Setiabudiawan. Penyerahan SK dilakukan di kantor LL.DIKTI Wilayah IV di kawasan Cikutra, Bandung, Jawa Barat.

Merujuk SK yang diterbitkan pada 21 Agustus 2023, Kemendikbudristek mengizinkan Presuniv untuk membuka Program Studi Kedokteran (Program Sarjana) dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter (Program Profesi). Dua program studi tersebut akan bernaung di bawah Fakultas Kedokteran, Presuniv.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.