Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cabai Rawit dari Makassar Penuhi Pasar di Jayapura

📅 Selasa, 29 Agu 2023, 16:26 WIB | Oleh:
Cabai Rawit dari Makassar Penuhi Pasar di Jayapura Doc: ANTARA/Evarukdijati
Ket. Harga cabai rawit asal Makassar dijual lebih murah Rp 40.000/kg dibanding harga cabai rawit lokal yang capai Rp 75.000/kg.

JAYAPURA - Pedagang di Jayapura, Papua, mendatangkan cabai rawit asal Makassar, Sulawesi Selatan, sehingga saat ini komoditas itu mudah ditemukan di pasar yang ada di Kota Jayapura, dengan harga yang lebih murah.

"Memang benar saat ini cabai asal Makassar memenuhi berbagai pasar di Kota Jayapura dengan harga yang ditawarkan lebih murah dibanding harga cabai lokal," kata Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri pada Disperindagkop dan UMKM Papua Baji Idrus Baka di Jayapura, Selasa.

Ia menyebutkan harga cabai rawit asal Makassar dijual seharga Rp40.000/kg sedangkan cabai rawit lokal dijual Rp 75.000/kg.

"Ada beberapa pengusaha Jayapura yang memasok cabai rawit dari Makassar yang menggunakan kapal milik PT Pelni," kata Baju Idrus Baka.

Salah seorang pedagang di pasar Hamadi Jayapura Fatimah secara terpisah mengakui dengan adanya pasokan cabai rawit dari Makassar menyebabkan pembeli dapat memilih apakah membeli cabai lokal yang harganya lebih mahal atau cabai rawit asal Makassar.

Untuk pedagang yang menjual makanan lebih memilih cabai asal Makassar yang harganya bervariasi dari Rp40.000-Rp45.000/kg daripadacabai rawit lokal yang tercatat Rp75.000.000/kg.

"Walaupun harga cabai rawit lokal lebih mahal namun masih banyak warga yang membeli karena tingkat kepedasannya yang lebih tinggi dibanding cabai asal Makassar, " kata Fatimah.

Ketika ditanya harga berbagai komoditas hasil pertanian yang dijualnya, Fatimah mengaku masih stabil misalnya tomat Rp15.000/kg, bawang merah Rp50.000/kg, bawang putih Rp45.000/kg.

Wortel Rp25.000/kg, buncis Rp20.000/kg, bunga kol Rp40.000/kg, sawi putih Rp35.000/kg, kentang Rp30.000/kg.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.