Kurangi Polusi, Menkes Ajak Warga Gunakan Transportasi Publik
Minggu, 27 Agu 2023, 09:53 WIBJAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengajak warga untuk menggunakan sarana transportasi publik guna mengurangi polusi udara yang sedang meliputi sejumlah kota besar.
Usai mengikuti jalan santai pada acara hari bebas kendaraan bermotor di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (27/8)?, Budi mengimbau warga untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan beralih ke sarana angkutan umum.
"Masyarakat bisa bantu supaya menjadikan udara lebih bersih dan lebih sehat yang membuat langit lebih biru dengan mengurangi pakai mobil dan motor," katanya.
Menteri Kesehatan juga menyarankan warga untuk bersepeda, berjalan kaki, dan rutin berolahraga agar badan tetap sehat.
"Sekarang banyak penyakit itu bukan karena kurang makan, tetapi karena kebanyakan makan. Lantas bagaimana caranya orang-orang yang suka makan, apa yang mesti dikurangi? Tidak usah. Yang penting banyak olahraga, banyak jalan kaki, banyak naik sepeda, dan banyak lari," katanya.
"Jadi, jangan lupa hidup sehat dengan banyak bergerak. Makan boleh, tapi lebih banyak lagi dikeluarkan dengan lari, olahraga, atau naik sepeda," ia menambahkan.
Dia mengemukakan bahwa penyebab polusi udara di perkotaan utamanya emisi gas dari kendaraan bermotor serta pengoperasian pembangkit listrik dan mesin-mesin industri yang menggunakan bahan bakar fosil sebagai sumber energi.
Polusi udara dapat diturunkan dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor serta meningkatkan penggunaan sumber energi bersih dalam pengoperasian pembangkit listrik maupun mesin-mesin industri.
"Sekarang banyak penyakit itu bukan karena kurang makan, tetapi karena kebanyakan makan. Lantas bagaimana caranya orang-orang yang suka makan, apa yang mesti dikurangi? Tidak usah. Yang penting banyak olahraga, banyak jalan kaki, banyak naik sepeda, dan banyak lari," katanya.
"Jadi, jangan lupa hidup sehat dengan banyak bergerak. Makan boleh, tapi lebih banyak lagi dikeluarkan dengan lari, olahraga, atau naik sepeda," ia menambahkan.
Dia mengemukakan bahwa penyebab polusi udara di perkotaan utamanya emisi gas dari kendaraan bermotor serta pengoperasian pembangkit listrik dan mesin-mesin industri yang menggunakan bahan bakar fosil sebagai sumber energi.
Polusi udara dapat diturunkan dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor serta meningkatkan penggunaan sumber energi bersih dalam pengoperasian pembangkit listrik maupun mesin-mesin industri.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Ahli Vulkanologi ITS Bagikan Langkah Penanganan dan Mitigasi Erupsi
-
Dampak Abu Vulkanik, HBKB Jakarta Diakhiri Lebih Awal dan Petugas Bagikan Masker
-
Pembunuhan Gadis Remaja Hilang Setahun Silam Akhirnya Berhasil Diungkap Polisi Semarang, Ini Motifnya!
-
Target Nol Stunting, TP Posyandu Gorontalo Dobrak Desa Tabumela Pakai Jurus Ini
-
Tak Mau Harga Pangan Melejit, Bapanas Genjot Pasokan SPHP ke Pasar
-
Kuba Rugi 8 Miliar Dollar AS akibat Embargo, Rakyat Menderita Krisis Listrik
-
Pemerintah Didorong Percepat Konversi PLTU Menjadi PLTS
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.