ASDP Perkuat Gerbang Maritim Kepri Lewat Pengembangan Pelabuhan Tanjung Uban
Jumat, 19 Jun 2026, 13:15 WIBJAKARTA â Komitmen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dalam memperkuat konektivitas antarpulau kembali diwujudkan melalui pengembangan infrastruktur Pelabuhan Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.
Melalui seremoni groundbreaking pembangunan Dermaga 2 dan peningkatan kapasitas Dermaga 1 yang berlangsung pada Kamis (18/6), ASDP menegaskan perannya sebagai penggerak konektivitas sekaligus katalis pertumbuhan ekonomi kawasan kepulauan.
Kegiatan ini dihadiri Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Ronny Kartika, Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Riau Junaidi, perwakilan Danrem Kolonel Infanteri Elri Priyanto, perwakilan Kapolda Kombes Pol Ade Mulyana, Kepala BPTD Kelas II Kepulauan Riau Dini Kusumahati, Direktur Operasi 1 Nindya Karya Fatchurrohman, Direktur Utama ASDP Heru Widodo, Direktur Teknik Nana Sutisna, Direktur SDM dan Layanan Korporasi Ardhi Ekapaty, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta manajemen ASDP.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan bahwa pengembangan Pelabuhan Tanjung Uban merupakan langkah strategis untuk menjawab pertumbuhan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik yang terus meningkat di wilayah kepulauan.
âSetiap dermaga yang kami bangun bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan penghubung berbagai peluang ekonomi, pengembangan sektor pariwisata, dan peningkatan daya saing daerah. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen ASDP dalam mewujudkan visi We Bridge the Nation, menghubungkan wilayah sekaligus membuka akses terhadap pertumbuhan yang lebih inklusif,â ujar Heru dalam keterangan tertulisnya, kemarin.
Dukungan penuh terhadap proyek ini juga disampaikan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad. Menurutnya, peningkatan fasilitas pelabuhan menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antarpulau di Provinsi Kepulauan Riau yang didominasi wilayah perairan. Ia berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana sehingga memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Dalam proyek tersebut, ASDP membangun Dermaga 2 sepanjang 119,48 meter yang dirancang melayani kapal hingga 1.000 Gross Tonnage (GRT). Dermaga ini akan dilengkapi movable bridge berkapasitas 80 ton guna memperlancar proses bongkar muat kendaraan dan penumpang. Secara bersamaan, kapasitas Dermaga 1 juga ditingkatkan melalui penguatan infrastruktur dan fasilitas sandar sehingga mampu melayani kapal hingga 2.000 GRT dengan panjang sandar mencapai 200,90 meter.
Rampung Akhir Tahun
General Manager ASDP Cabang Batam Reno Yulianto menjelaskan, selain pengembangan di Tanjung Uban, ASDP juga melaksanakan rehabilitasi Dermaga I Pelabuhan Telaga Punggur untuk meningkatkan aspek keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi layanan transportasi penyeberangan di wilayah Kepulauan Riau.
âSeluruh pekerjaan ini kami targetkan dapat selesai dan beroperasi optimal pada akhir tahun 2026. Melalui peningkatan kapasitas dermaga dan modernisasi fasilitas pendukung, ASDP berkomitmen menghadirkan layanan penyeberangan yang semakin prima guna mendukung mobilitas masyarakat, kelancaran rantai pasok, dan aktivitas ekonomi daerah,â jelas Reno.
Saat ini Pelabuhan Tanjung Uban melayani tiga lintasan penyeberangan, dengan lintasan Tanjung UbanâTelaga Punggur sebagai salah satu rute tersibuk. Pada lintasan tersebut, ASDP mengoperasikan KMP Tanjung Burang dan KMP Baru untuk melayani pergerakan penumpang dan kendaraan antarwilayah.
Sepanjang Januari hingga Mei 2026, Pelabuhan Tanjung Uban telah melayani 301.221 penumpang dan 131.684 kendaraan. Tingginya trafik tersebut menjadi dasar penting pengembangan kapasitas pelabuhan agar layanan semakin lancar, aman, nyaman, dan efisien.
âSebagai operator penyeberangan yang andal, kami memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di Kepulauan Riau,â tutup Heru.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Global Minimum Tax Masuk Arena Investasi, ESDM Pasang Target Investor
-
Progres 79 Persen, Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Bogor Dikebut
-
Penataan Lapangan Banteng Capai 63 Persen, Ditargetkan Rampung November
-
ASN Aceh Barat Wajib Waspada! Nikah Siri Bisa Berujung Sanksi
-
Pertanian Luwu Mau Naik Kelas, Pemkab Gandeng Swasta dan Kampus untuk Pengembangannya
-
Mendiktisaintek Minta Kampus Tak Cuma Kejar Publikasi, Riset Harus Punya Dampak
-
Pembangunan Waduk Bango di Cilandak, Pondok Labu, Telan Biaya Rp63,87 Miliar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.